Penulis Utama : Nugraheni Irda
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.501102045
Tahun : 2016
Judul : Pengaruh Terapi N-Asetil Sistein Terhadap Kadar High Mobility Group Box-1 dan Ekspresi Caspase-3 pada Mencit Induksi Siklosporin
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi.Kedokteran Keluarga-S.501102045-2016
Subyek : TRANSPLANTASI GINJAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Latar Belakang
Transplantasi ginjal merupakan pilihan pengobatan untuk pasien yang memiliki penyakit ginjal stadium akhir. Siklosporin A (CsA) sebagai agen imunosupresan secara luas memberikan manfaat klinis dalam pengelolaan transplantasi organ, namun penggunaan klinis terbatas akibat efek samping. High Mobility Group Box-1 (HMGB1) terlibat dalam faktor nuklear dan sitokin proinflamasi yang dilepaskan sel nekrotik target utama untuk terapi penolakan kronis transplantasi ginjal. Caspase-3 terlibat dalam penghancuran sel selama apoptosis. N-Asetil Sistein (NAS) mempunyai efek anti oksidan dan anti inflamasi. Efek anti oksidan N-Asetil Sistein dapat terjadi secara langsung melalui interaksi dengan ROS elektrofilik maupun sebagai prekusor glutation
Tujuan Penelitian
Membuktikan, mengetahui dan membandingkan pengaruh pemberian N-asetil sistein terhadap kadar HMGB1 dan ekspresi Caspase-3 pada mencit induksi siklosporin.
Metode Penelitian
Penelitian eksperimental dengan randomisasi, terhadap mencit sebagai hewan coba, sampel 24 ekor mencit dibagi menjadi 8 ekor kelompok kontrol, 8 ekor kelompok perlakuan (CsA 20mg/kgBB/hari/po), dan 8 ekor kelompok terapi (CsA 20mg/kgBB/hari/po + NAS 4,7 mg/hari/po) selama 8 minggu. Penilaian positifitas kadar HMGB1 menggunakan ELISA & ekspresi Caspase-3 menggunakan pemeriksaan imunohistokimia. Cara ukur dinilai secara kuantitatif, terhadap kadar HMGB1 dengan menggunakan metode ELISA dengan satuan pg/mL & ekspresi Caspase-3 per 100 sel makrofag. Skala data berupa rasio. Analisis statistik menggunakan SPSS 22 for windows.
Hasil Penelitian
Rata-rata kadar HMGB1 pada ketiga kelompok yaitu kontrol 3.216,07±226,86 (pg/mL); CsA 4.097,18±403,99 (pg/mL); CsA+NAS 3.010,96±371,50 (pg/mL), dengan kemaknaan p=0,001. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi HMGB1 antara kelompok CsA vs CsA+NAS (1.086,22±171,44; p=0,001). Rata-rata ekspresi Caspase-3 pada ketiga kelompok yaitu kontrol 6,00±2,00/100 sel makrofag; CsA 27,38±0,74/100 sel makrofag; CsA+NAS 18,38±0,74/100 sel makrofag, dengan kemaknaan p=0,001. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi Caspase-3 antara kelompok CsA vs CsA+NAS (9,00±0,65; p=0,001)
Kesimpulan
Pemberian NAS menurunkan kadar HMGB1 dan ekspresi Caspase-3 secara bermakna pada mencit induksi siklosporin
Kata kunci: HMGB1, Caspase-3, Siklosporin, N-Asetil Sistein, Transplantasi Ginjal

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
bab 5.pdf
IMG_20160321_091053.jpg
COVER.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. dr.HM. Bambang Purwanto, SpPD-KGH, FINASIM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran