Penulis Utama : Andaria Rhoma Rosita Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0211006
Tahun : 2016
Judul : Telaah Teks Pada Wacana Politik Kasus KPK Vs Polri Dalam Rubrik Opini Majalah Tempo (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FIB - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-FIB Jur. Sastra Indonesia-C.0211006-2016
Subyek : TELAAH TEKS, POLITIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana representasi kasus KPK vs Polri dalam wacana politik kasus KPK vs Polri melalui diksi, metafora, dan ketransitifitasan pada rubrik opini dalam majalah Tempo? (2) Bagaimana ideologi majalah Tempo yang terkandung dalam rubrik opini kasus KPK vs Polri?

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan representasi kasus KPK vs Polri dalam wacana politik kasus KPK vs Polri melalui diksi, metafora, dan ketransitifitasan pada rubrik opini dalam majalah Tempo (2) Mendeskripsikan ideologi majalah Tempo yang terkandung dalam rubrik opini kasus KPK vs Polri.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis wacana kritis.Data pada penelitian ini adalah kalimat yang di dalamnya terdapat pilihan kosakata atau diksi, metafora, ketransitifitasan, dan koherensi yang menampilkan kasus KPK vs Polri dalam rubrik opini majalah Tempo.Sumber data penelitian ini adalah majalah Tempo edisi bulan Februari tahun 2015 pada rubrik opini, yang terdiri atas edisi tanggal 2-8 Februari 2015, 9-15 Februari 2015, 16-22 Februari 2015, dan 23 Februari-1 Maret 2015 yang di dalamnya terdapat wacana kasus KPK vs Polri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik pustaka, teknik simak dan catat.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis wacana dengan kerangka kerja pada teori wacana kritis Norman Fairclough.Teknik penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini adalah penyajian secara informal.

Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) Majalah Tempo memanfaatkan kata eksperiensial untuk mengangkat hal-hal yang kurang baik mengenai peristiwa atau kasus KPK vs Polri, menggunakan kata ekspresi untuk memberikan penilaian yang negatif terhadap Polri serta pihak yang berada di sekitarnya, seperti petinggi Polri, presiden, dan partai pendukung presiden, memanfaatkan metafora untuk menampilkan pencitraan negatif terhadap pihak Polri beserta jajarannya dan menampilkan KPK sebagai pihak yang menjadi korban serta pihak yang dilemahkan dalam kasus KPK vs Polri, dan transitifitas yang meliputi proses material yang menggunakan aktor berupa manusia dengan topik yang berkaitan dengan kriminalisasi KPK vs Polri, proses mental menggunakan senser berupa manusia dengan menampilkan persepsi orang yang terlibat dalam kriminalisasi KPK vs Polri, proses verbal menggunakan sayer nonmanusia yang melakukan pembelaan terhadap KPK, proses perilaku verbal yang menampilkan tuduhan terhadap KPK, serta perilaku mental yang menampilkan pembentukan opini publik, proses relasional atributif mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam kasus KPK vs Polri, serta proses relasional identifikasi yang menilai pencalonan Budi Gunawan menjadi akar masalah kasus KPK vs Polri, dan proses eksistensial menampilkan kasus KPK vs Polri di awal pemerintahan Presiden Jokowi merupakan suatu ironi (2) ideologi yang terkandung dalam rubrik opini majalah Tempo adalah ideologi statues ad quem (anti-statues quo) yang dapat dilihat melalui koherensi bentuk elaborasi, perpanjangan dan mempertinggi.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
1. Halaman Depan.pdf
2. BAB I.pdf
3. BAB II.pdf
4. BAB III.pdf
5. BAB IV.pdf
8. BAB V.pdf
2081.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Chattri Sigit Widyastuti, M.Hum.
2. Dra. Hesti Widyastuti, M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya