Penulis Utama : Juita Lorda La’ia
NIM / NIP : D0211052
×

ABSTRAK
Indonesia merupakan negara multikultural yang terkenal dengan wilayahnya yang luas, serta berbagai macam budaya dari daerah yang berbeda. Solo merupakan salah satu kota di Indonesia yang juga memiliki ciri khas budaya yang dikagumi oleh banyak orang termasuk masyarakat mancanegara. Tidak heran apabila Solo akhirnya menjadi salah satu kota tujuan mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan. Di Solo sendiri terdapat banyak perguruan tinggi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan, salah satunya adalah UNS (Universitas Sebelas Maret).
Perbedaan latar belakang budaya antara negara asal mahasiswa asing dengan budaya yang ada di Solo membuat mahasiswa asing harus mengalami proses adaptasi. Dengan melihat beberapa aspek karakteristik budaya yang dinyatakan oleh Harris & Moran, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beberapa hal terkait proses adaptasi mahasiswa asing, hambatan yang mungkin dihadapi, dan mengetahui solusi yang biasa dilakukan mahasiswa asing untuk mengatasi hambatan tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dilakukan kepada sembilan informan mahasiswa asing dari negara yang berbeda.
Penelitian mengenai adaptasi mahasiswa asing menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa: 1) Perbedaan bahasa menjadi hambatan utama dalam berkomunikasi, 2) Bilingual bahasa membuat mahasiswa lebih sulit dalam beradaptasi, 3) Perbedaan persepsi komunikasi juga menjadi penghalang lancarnya komunikasi, 4) Stereotip telah membuat jarak bagi mahasiswa asing dalam berkomunikasi dengan orang lokal, dan 5) Masalah waktu adalah krusial dan hal itu dapat diatasi melalui pendekatan familiarity dan proximity.
Kata kunci: adaptasi antarbudaya, hambatan, solusi, mahasiswa asing
ABSTRACT
Indonesia is multicultural country which has large territory and many kind of culture from different area. Solo is the one of city in Indonesia which also has culture that make many people and foreigner amazed. That case is one of the reasons which made foreign student decide to study in Solo.
The culture differences between foreign student’s countries and Solo was made foreign student should has experience with adaptations process. Refers to characteristic aspect of culture by Harris and Moran, this research was made to know some things about the beginning of the adaptation process from foreign student, communication or adaptation barriers, and the solutions that was made by foreign student to face that adaptation barriers. This research used descriptive qualitative methodology. The data of this research was obtained by doing interviewing with some informant (foreign students from different culture and area).
The research about foreign student adaptation delivered some results that: 1) The languages differences is the biggest challenges in communication, 2) The languages bilingual created difficulties for foreign student when doing adaptation, 3) The perception differences create communication ineffective, 4)Stereotype has been created a distance of communication between foreign student and local people, 5) Sense of time is a crucial thing and it can be solved by doing familiarity and proximity.
Keywords: cross-cultural adaptation, barrier, solution, foreign student

×
Penulis Utama : Juita Lorda La’ia
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0211052
Tahun : 2016
Judul : Adaptasi Antarbudaya Mahasiswa Asing UNS (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Hambatan Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Asing dalam Beradaptasi di Solo Tahun 2015)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FISIP - 2016
Program Studi : S-1 Ilmu Komunikasi
Kolasi :
Sumber : UNS-FISIP Jur. Ilmu Komunikasi-D0211052-2016
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. H. Andrik Purwasito, DEA
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.