Penulis Utama : Patrani Victorya T.
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0611018
Tahun : 2016
Judul : Placemaking Ruang Jalan Koridor Komersial Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Perencanaan Wilayah dan Kota-I0611018-2016
Subyek : RUANG JALAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Placemaking merupakan upaya membentuk ruang menjadi tempat yang memiliki makna bagi penggunanya. Konsep placemaking dilatar belakangi oleh semua ruang di suatu kota yang dapat memiliki makna sebagai suatu tempat. Upaya merubah ruang menjadi suatu tempat ketika pengguna ruang merasakan nyaman, melakukan interaksi sosial, dan merasa betah menggunakan ruang tersebut. Ruang jalan koridor komersial kota Surakarta menjadi prasarana yang penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan komersial, namun fungsi tersebut menjadikan ruang jalan sebagai ruang yang pasif karena hanya sebagai ruang pergerakan saja. Ruang jalan tersebut juga masih kurang diminati oleh masyarakat sebagai ruang yang digunakan untuk berinteraksi sosial dan ruang jalan masih belum memiliki sarana penunjang kegiatan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa ruang belum mampu menampung kegiatan lain secara bersamaan dengan kegiatan komersial yang menunjukkan placemaking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pembentukan ruang menjadi tempat (placemaking) pada ruang jalan koridor komersial Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan sampel enam koridor komersial yaitu Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Piere Tendean, Jalan Radjiman, Jalan S. Parman, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Urip Sumoharjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif  yang didukung dengan teknik analisis skoring ditinjau dari variabel-variabel yang berasal dari elemen-elemen placemaking yaitu kenyamanan dan identitas, akesibilitas dan tautan, fungsi dan kegiatan, serta sosialibilitas. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa placemaking sudah terjadi pada ruang jalan koridor komersial di Kota Surakarta, namun masih berada dalam kategori lemah. Hal tersebut ditunjukkan dengan belum tersedianya sarana penunjang kegiatan berupa bangku yang dapat mendukung terjadinya interaksi sosial antar pengguna ruang jalan. Ruang jalan koridor komersial di Kota Surakarta juga masih memiliki makna sebagai tempat dengan tingkat yang rendah.
Kata Kunci: Placemaking, ruang jalan, koridor komersial
ABSTRACT
Placemaking is an attempt to form a space into a place that has meaning for its users. The concept of placemaking motivated by all the existing space in the city, both of road space and public space that can have meaning as a place where it will occur at the site of social interaction and communication among users of space. Street in a commercial corridor in Surakarta is an important infrastructure to support commercial activities, but the function of the cause of the street becomes passive and less interested in the community to conduct joint activities in that space. This shows that road space is still not able to accommodate other activities simultaneously and social interactions that lead to placemaking. The problem in this study is whether placemaking already happening commercial corridor street and how much road space placemaking commercial corridors. The scope of this study covers a road in a commercial corridor in Surakarta with a sample of six commercial corridors. The method used to determine how much placemaking happened in the commercial corridor of road space to be reviewed based on variables derived from placemaking elements, namely comfort and identity, accessibility and links, functions and activities, as well as sosialibilitas. The research proves that placemaking has occurred in the commercial corridor of road space in Surakarta. The amount of placemaking the realization in the commercial corridor road is still weak, as indicated by the lack of availability of support facilities in the form sitting group activity and lack of meaning groups of users of road space to space used for activities. Another thing that makes placemaking commercial corridor road space Surakarta has weak levels as a function of the pedestrian walkway that is used for informal traders. Another factor is the social interaction that exists between fellow user space as a whole has not happened in the way commercial corridors in Surakarta.    
Key words: Placemaking, street, commercial corridor

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Patrani.pdf
Halaman Sampul.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
BAB 6.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Rizon Pamardhi Utomo, MURP
2. Ir. Galing Yudana, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik