Penulis Utama : Tri Rahayu Setyowati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Analisis usaha industri tempe kedelai skala rumah tangga di kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi : xiv, 75 hal.
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Sosial Ekonomi Pertanian-H.0305040-2009
Subyek : USAHA INDUSTRI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, efisiensi dan risiko usaha industri tempe kedelai skala rumah tangga di Kota Surakarta. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Penentuan daerah sampel dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Kalurahan Sumber, Gilingan dan Kadipiro Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta karena ketiga kalurahan tersebut merupakan sentra industri tempe kedelai di Kota Surakarta. Pengambilan sampel responden dilakukan dengan cara proporsional. Responden adalah seluruh pengusaha tempe kedelai skala rumah tangga di Kota Surakarta yang menggunakan kedelai sebagai bahan baku. Adapun jumlah responden sebanyak 30 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total rata-rata yang dikeluarkan oleh pengusaha tempe di Kota Surakarta selama bulan Januari 2009 sebesar Rp 8.313.501,18. Penerimaan rata-rata yang diperoleh setiap pengusaha adalah Rp 10.893.016,67 dan keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 2.579.515,49 per bulan. Usaha industri tempe kedelai skala rumah tangga di Kota Surakarta tersebut termasuk menguntungkan dengan nilai profitabilitas sebesar 31,03%. Usaha industri tempe kedelai di Kota Surakarta yang dijalankan selama ini sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C rasio lebih dari satu yaitu sebesar 1,31 yang berarti setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan penerimaan sebesar 1,31 kali dari biaya yang dikeluarkan. Besarnya nilai koefisien variasi 1,44 dan nilai batas bawah keuntungan adalah –Rp 4.850.848,10. Hal ini dapat diartikan bahwa usaha industri tempe kedelai yang dijalankan di Kota Surakarta memiliki risiko usaha yang tinggi.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Minar Ferichani, MP.
2. Umi Barokah, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian