Penulis Utama : Yuni Wilujeng
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G.0109081
Tahun : 2016
Judul : Hubungan antara regulasi emosi dan dukungan sosial dengan subjective well-being pada yogini di hatha yoga ganep’s
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Psikologi-G.0109081-2016
Subyek : REGULASI EMOSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Yoga menjadi salah satu aktivitas untuk mengurangi stress para wanita dewasa muda belakangan ini. Beberapa manfaat yoga untuk meningkatkan subjective well-being meliputi peningkatan kesehatan, mengurangi stress, meningkatkan kepuasan hidup dan kualitas hidup. Ada banyak faktor yang mempengaruhi subjective well-being, diantaranya adalah regulasi emosi dan dukungan sosial. Regulasi emosi yang dilatih dalam yoga memberikan andil dalam mengubah kecemasan, marah, dan emosi negatif lainnya menjadi emosi positif. Penerimaan dukungan sosial yang tinggi akan memudahkan individu menyelesaikan masalah sehingga meningkatkan subjective well-being.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara regulasi emosi dan dukungan sosial dengan subjective well-being, (2) Hubungan antara regulasi emosi dengan dengan subjective well-being, dan (3) Hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita yang beryoga di Hatha Yoga Ganep’s. Responden penelitian berjumlah 39 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala subjective well-being, skala regulasi emosi dan skala dukungan sosial. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama adalah analisis regresi berganda, sementara uji hipotesis kedua dan ketiga menggunakan analisis korelasi parsial.
Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai p = 0,000 (p<0,05) dan Fhitung = 38,700 > Ftabel = 3,26. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dan dukungan sosial dengan subjective well-being. Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa ada hubungan antara regulasi emosi dengan subjective well-being dengan koefisien korelasi parsial sebesar 0,540, dan p = 0,000 (p<0,05) serta ada hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being dengan koefisien korelasi parsial sebesar 0,754 dan p = 0,000 (p<0,05). Nilai R2 sebesar 0,683, artinya regulasi emosi dan dukungan sosial secara bersama-sama memberi sumbangan efektif sebesar 68,3%.
Kata kunci: subjective well-being, regulasi emosi, dukungan sosial.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
02.jpg
Yuni Wilujeng_G0109081_JURNAL SWB.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Aditya Nanda Priyatama, S. Psi., M.Si
2. Pratista Arya Satwika, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran