Saat ini banyak terjadi kasus pelecehan seksual pada anak. Pelecehanseksual merupakan tindakan yang memaksa korban untuk terlibat menjadi bagiandalam kegiatan seksual. Pelecehan seksual menimbulkan pengalaman traumatisdan perasaan buruk pada diri korban yang akan memengaruhi kepribadian merekasalah satunya mengenai penerimaan diri. Penerimaan diri merupakan salah satubagian dari kepribadian remaja korban pelecehan seksual yang sangatberpengaruh dalam proses adaptasi hubungan dengan lingkungan. Penerimaan dirijuga akan membuat individu mampu menerima kekurangan danmengomptimalkan kelebihan yang ada pada dirinya. Keadaan psikologis tersebutdapat diberi suatu pelatihan salah satunya yaitu pelatihan konsep diri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan konsep diriterhadap penerimaan diri remaja korban pelecehan seksual. Pelatihan konsep dirimerupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang menggunakan prosedursistematis dan terorganisir untuk membantu individu agar lebih mengenali dirinyasecara positif. Konsep diri yang positif akan membuat individu dapat menerimakekurangannya dan mengoptimalkan kelebihannya. Subjek dalam penelitian iniadalah 3 remaja wanita korban pelecehan seksual yang mendapat pendampingandi Yayasan KAKAK Surakarta dengan rentang usia 13-18 tahun. Desaineksperimen yang digunakan adalah pretest-posttest one group design. Subjekdiberikan pretest untuk mengukur tingkat penerimaan diri sebelum mendapatpelatihan menggunakan skala penerimaan diri yang memiliki koefisian reliabilitassebesar 0,771 dan telah diuji validitasnya melalui proffesional judgement. Setelahmendapatkan pelatihan konsep diri dilakukan kembali pengukuran tingkatpenerimaan diri menggunakan skala penerimaan diri sebelumnya untukmendapatkan skor posttest. Teknik analisis data kuantitatif mneggunakan pairedsample t-test dengan bantuan komputer program SPP for MS Windows versi 21.0. Berdasarkan analisis data kuantitatif yang menghasilkan nilai signifikansi(sig. 2-tailed) sebesar 0,031 (p<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa pelatihankonsep diri memiliki pengaruh dalam peningkatan penerimaan diri pada remajakorban pelecehan seksual di Yayasan KAKAK Surakarta