Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) manakah pembelajaranmatematika menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik, siswa yang diberikanmodel pembelajaran Group Investigation dengan pendekatan Scientific atau modelpembelajaran konvensional pada materi aplikasi turunan fungsi. (2) manakah yangmenghasilkan prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual,auditorial atau kinestetik pada materi aplikasi turunan fungsi. (3) pada masingmasingkategori gaya belajar, manakah yang menghasilkan prestasi belajarmatematika lebih baik, siswa dengan model pembelajaran Group Investigationdengan pendekatan Scientific atau siswa dengan model pembelajaran konvensionalpada materi aplikasi turunan fungsi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasipenelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Surakarta tahun ajaran2015/2016. Sampel yang digunakan yaitu 2 kelas dimana kelas eksperimen terdapat28 siswa dan kelas kontrol terdapat 32 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secaracluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 6Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasiuntuk mengumpulkan data yang berupa data nilai Ulangan Tengah Semester IImatematika wajib, metode angket untuk data gaya belajar matematika siswa danmetode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada materi aplikasiturunan fungsi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi duajalan dengan sel tak sama, kemudian dilakukan uji lanjut pasca anava yaitu ujikomparasi ganda dengan metode Scheffe. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) siswa yang diberikan modelpembelajaran Group Investigation dengan pendekatan Scientific memberikanprestasi matematika yang lebih baik daripada siswa yang diberikan modelpembelajaran konvensional, (2) siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasibelajar yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar kinestetik sedangkansiswa dengan gaya belajar auditorial memiliki prestasi belajar yang sama baiknyadengan siswa dengan gaya belajar visual maupun kinestetik, (3) pada masingmasingkategorigayabelajar,siswayangdiberikanmodelpembelajaranGI(GroupInvestigation)dengan pendekatan Scientific menghasilkan prestasi belajar yanglebih baik jika dibandingkan siswa yang diberikan model pembelajarankonvensional pada materi aplikasi turunan fungsi.