Penulis Utama : Rizky Dwi Rahmadani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R.0013090
Tahun : 2016
Judul : Penerapan hot work permit system pada area coal mill tuban 1 di pt. semen Indonesia (persero) tbk. pabrik Tuban Jawa timur
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog. D III Hiperkes dan Keselamatan Kerja-R.0013090-2016
Subyek : HOT WORK PERMIT
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang : Kecelakaan Kerja merupakan kejadian yang memerlukan perhatian khusus. Seseorang sebelum melakukan suatu pekerjaan harus mendapatkan ijin terlebih dahulu untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Ijin kerja merupakan syarat utama yang harus dipenuhi oleh seseorang sebelum melakukan pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan hot work permit system pada area coal mill Tuban 1 di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban Jawa Timur. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang memberi gambaran tentang penerapan hot work permit system pada area coal mill Tuban 1 di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban Jawa Timur. Pengambilan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil : Hot work yang sering dilakukan pada area coal mill Tuban 1 di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban yaitu welding (pengelasan). Pekerja yang akan melakukan hot work wajib mengikuti prosedur hot work permit system yang telah dibuat oleh perusahaan. Prosedur tersebut yaitu dimulai dari seksi Perencanaan Suku Cadang (PSC) kemudian ke seksi Keselamatan Kerja Tuban untuk memenuhi persyaratan asuransi, log book, IPDK, verifikasi surat dan pengisian form ijin kerja panas. Apabila persyaratan lengkap maka pekerjaan dapat dimulai, namun jika pekerjaan belum lengkap maka pekerjaan tidak dapat dimulai. Selama pekerjaan dijalankan, regu siaga pemadam kebakaran telah siaga berada di lokasi kerja dimana dilakukannya pengelasan untuk mengawasi api atau titik api akibat pengelasan seperti : percikan bunga api, lelehan logam las, logam panas, bunga api listrik atau nyala api. Apabila terjadi penyalaan api yang tidak diinginkan, petugas kebakaran segera bertindak untuk mengatasi kebakaran. Simpulan : Hot work permit system yang dijalankan di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan SMK3. Namun, terdapat sedikit koreksi yang diperlukan perbaikan lebih lanjut. Kata Kunci : Hot Work Permit System, Area Coal Mill

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
19.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sarsono, Drs., M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran