Penulis Utama : Bambang Susilo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Penggunaan analisis network untuk proyek perencanaan teknik jalan pada pembangunan jalan tol Cikampek-Padalarang tahap II studi pada PT. Citra Strada
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0200030-2004
Subyek : MANAJEMEN EVALUASI PROYEK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Proyek perencanaan teknik jalan untuk pembangunan jalan tol Cikampek – Padalarang ini merupakan salah satu proyek yang dimiliki oleh perusahaan konsultan PT. Cipta Strada. Alasan penulis memilih objek penelitian pada perusahaan konsultan adalah untuk mengetahui bagaimana jaringan kerja pada proyek yang dimiliki oleh konsultan, karena pada penelitian terdahulu objek yang dipilih adalah perusahaan kontraktornya atau dengan kata lain penulis ingin meneliti tentang jaringan kerja untuk jasa perencanaan teknik pembangunan jalannya kalau pada penelitian terdahulu pada pembangunannya

Dalam hal ini permasalahan yang akan dicari jawabannya adalah bagaimanakah jaringan kerja dari proyek rencana teknik akhir ini, berapa waktu dan biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek secara normal, berapa probabilitas penyelesaian proyek secara normal, apakah waktu pengerjaan proyek dapat dipercepat, dan berapakah waktu dan biaya penyelesaian proyek yang efisien. Metode atau alat analisis yang digunakan adalah : untuk jaringan kerja menggunakan CPM (critical path method) sedangkan untuk penentuan waktunya menggunakan PERT (program evaluation review technique)

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui bagaimanakah jaringan kerja dari proyek rencana teknik akhir ini. Kedua, untuk mengetahui berapa waktu dan biaya yang dibutuhkan bila dilakukan secara normal. Ketiga, untuk mengetahui probabilitas penyelesaian proyek secara normal. Keempat, untuk mengetahui apakah pengerjaan proyek dapat dilakukan percepatan. Serta untuk mengetahui waktu dan biaya penyelesaian proyek yang paling efisien.

Dan hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: pertama, pada proyek ini terdapat 49 jalur jaringan kerja. Dengan jalur kritisnya adalah jalur A, C, F, J, O, q, r (untuk pengerjaan dengan waktu normal), dan jalur A, C, G, M, R, r (untuk pengerjaan dengan percepatan). Kedua, waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan dengan waktu normal adalah selama 280,5 hari dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 2.947.093.000,00 ( belum termasuk denda keterlambatan sebesar Rp 492.324.800,00). Ketiga, probabilitas pengerjaan proyek secara normal adalah 0,1%, masudnya adalah jika proyek dikerjakan dengan waktu normal kemungkinan proyek selesai dalam 270 hari adalah sebesar 0,1 %. Probabilitas ini sangat kecil karena adanya perbedaan waktu yang cukup besar antara waktu pesimistis dengan waktu optimistis pada jalur kritis, yang menyebabkan standar deviasinya besar. Selain itu perbedaaan antara waktu normal pengerjaan dengan waktu kontraknya juga besar. Keempat, waktu penyelesaian proyek dapat dipercepat dan di sini terdapat dua kali percepatan karena setelah dilakukan percepatan pertama ternyata waktu penyelesaian dari jalur kritis setelah percepatan pertama masih melebihi waktu kontrak. Kelima, percepatan pertama dilakukan pada jalur A, C, F,J, O, q, r dengan waktu percepatan selama 11 hari dan biaya sebesar Rp.113.448.000,00. Sedangkan percepatan kedua pada jalur A, C, G, M, R, r dengan waktu percepatan selama 5 hari dan biaya yang dikeluarkan Rp. 41.130.000,00. Keenem besarnya biaya total apabila tidak melakukan percepatan adalah Rp. 3.439.417.800,00 (sudah termasuk denda 11hari keterlambatan). Apabila hanya melakukan percepatan pertama saja biaya yang ditanggung sebesar Rp. 3.284.325.000,00 (sudah termasuk denda keterlambatan 5 hari dan biaya percepatan selam 11 hari). Sendangkan apabila melakukan kedua percepatan biaya yang ditanggung adalah sebesar Rp. 3.106.671.000,00. (sudah termasuk biaya percepatan selam 5 hari).

Dari hasil penelitian itu saran yang penulis berikan adalah sebaiknya perusahaan melakukan kedua percepatan karena biaya yang ditanggung lebih kecil dari pada jika terkena denda, setelah melakukan kedua percepatan itu, sebaiknya perusahaan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap semua aktivitas terutama aktivitas yang berada pada jalur kritis karena waktu penyelesaiannya baru sama dengan nilai kontrak. Dan dengan pengawasan yang ketat dan baik diharapkan walaupun waktu pengerjaannya dipercepat tetapi kwalitas dari jasa yang diberikan dapat dipertahankan.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Reza Rahardian, SE, MSi.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis