Penulis Utama : Devita Mahajana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012057
Tahun : 2016
Judul : Pengaruh Lama Penundaan Preparasi Spesimen Darah Terhadap Perubahan Morfologi Leukosit Darah
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0012057-2016
Subyek : LEUKOSIT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang: Pemeriksaan darah tepi adalah prosedur laboratorium yang dapat menetapkan berbagai diagnosis penyakit, seperti infeksi, tumor, penyakit degeneratif dan lain-lain. Prosedur pemeriksaan hematologi terbagi menjadi tiga fase, yaitu fase pra-analitik, fase analitik, dan fase pasca-analitik. Fase pra-analitik dimulai sejak permintaan pemeriksaan, pengambilan spesimen, hingga transportasi spesimen ke laboratorium. Kesalahan yang sering terjadi di laboratorium terdapat pada fase pra-analitik yaitu sebanyak 62% dari total kesalahan pemeriksaan laboratorium terjadi pada fase pra-analitik. Keterlambatan pemeriksaan sampel darah dapat ditoleransi sampai dengan 2 jam. Jika pemeriksaan sampel ditunda sampai lebih dari 2 jam maka sampel rusak dan dapat memengaruhi hasil yang dapat menyebabkan misdiagnosis.
Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan penundaan preparasi spesimen darah sebagai variabel bebas dan morfologi leukosit variabel terikat. Subjek penelitian adalah spesimen darah pasien rawat jalan yang masuk ke Laboratorium Patologi Klinik RSDM yang tidak memiliki penyakit keganasan hematologi. Terdapat 30 spesimen darah yang diteliti. Spesimen tersebut dilakukan penundaan selama 30 menit sebagai kontrol awal, 120 menit, 180 menit, dan 240 menit. Setelah dilakukan penundaan, dilakukan pembuatan apusan darah pada spesimen, dan diamati kerusakan pada morfologi leukosit, yaitu vakuolisasi. Hasil rerata leukosit dengan vaukuolisasi lalu dianalisis menggunakan IBM SPSS 21 for Windows dengan uji Anova.
Hasil: Pada penelitian didapatkan rata-rata vakuolisasi pada leukosit di menit ke-30 adalah 0,630±0,809, pada menit ke-120 adalah 1,77±0,898, pada menit ke-180 adalah 5,53±1,548, dan pada ke-240 adalah 12,43±2,674 dengan signifikasi perbedaan rata-rata menggunakan uji Anova adalah p=0,000.
Simpulan: Terdapat pengaruh penundaan pemeriksaan spesimen darah terhadap perubahan morfologi darah.
Kata Kunci: leukosit, penundaan pemeriksaan, morfologi.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
IMG_20161104_201500_1.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Lilik Wijayanti, dr., M.Kes.
2. B Rina Aninda Sidharta, dr., Sp.PK(K)
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran