Penulis Utama : Nurani Dwi Zenita
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.0112071
Tahun : 2016
Judul : Kajian Fenomena Tarif Jasa Sewa Hotel Bintang Tiga dan Dampak Yang Melingkupinya (Studi Kasus Hotel Red Planet Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi dan Bisnis - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi dan Bisnis Jur. Ekonomi Pembangunan-F.0112071-2016
Subyek : RATE HOTEL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian merupakan penelitian dengan jenis kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk mengkaji rendahnya tarif jasa sewa Red Planet Solo Hotel di Surakarta dan pengaruhnya terhadap perilaku konsumtif remaja Surakarta. Hasil penelitian ini berupa deskripsi fenomenologi tentang bagaimana hotel tersebut mempertahankan eksistensinya dengan tarif jasa sewa hotel yang relatif jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif hotel di kota lainnya dan bagaimana dampaknya terhadap perilaku konsumtif remaja Surakarta yang diperoleh melalui wawancara dengan informan penelitian. Selain melakukan wawancara eksklusif peneliti juga mengumpulkan data melalui observasi partisipasi pasif dan aktif.
Temuan penelitian dalam penelitian ini antara lain: 1) Hotel berusaha meningkatkan konsumsi masyarakat dan wisatawan terhadap jasa perhotelan dengan cara menurunkan harga sewa, 2) Hotel mempertahankan eksistensinya dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas untuk menunjang kepuasan konsumen, 3) Hotel membutuhkan peranan remaja dalam mempertahankan eksistensinya dalam bentuk publikasi melalui sosial media, 4) Pemanfaatan rate hotel rendah sebagai gaya hidup konsumerisme remaja, 5) Tarif jasa sewa hotel dapat di jangkau dengan uang saku kalangan remaja tertentu.
Di bagian akhir, tulisan ini sampai pada kesimpulan bahwa penurunan rate hotel serendah-rendahnya di Kota Surakarta adalah untuk menarik konsumen dalam mengkonsumsi sewa hotel. Rate harga yang ditawarkan di Surakarta cenderung lebih murah 20 – 50% jika di bandingkan dengan kota lainnya, meskipun hotel tersebut memiliki brand yang sama. Dengan tarif jasa sewa yang murah tersebut ternyata dimanfaatkan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif menyimpang remaja masa kini. Remaja memanfaatkan jasa sewa hotel dengan cara check-in berdua dengan teman dekatnya. Tidak adanya larangan status “belum kawin” di kartu identitas dan tidak adanya larangan dari pihak hotel tentang siapa yang menginap membuat remaja semakin leluasa menginap di hotel yang harganya terjangkau dengan uang saku mereka. Akan tetapi pihak manajemen hotel tetap mengedepankan citra hotel untuk membersihkan nama baik hotel di mata publik.
Kata kunci: Rate hotel, mekanisme penentuan tarif hotel, perilaku konsumtif remaja, gaya hidup konsumtif remaja

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_20161114_202719_1.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Yogi Pasca Pratama, SE., ME
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis