Penulis Utama : Deshinta Nindya Ajingga
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0512019
Tahun : 2016
Judul : Peranan angkatan udara Republik Indonesia dalam operasi ganyang Malaysia di Kalimantan tahun 1964-1966
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ilmu Budaya - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ilmu Budaya Jur. Ilmu Sejarah-C.0512019-2016
Subyek : DWIKORA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui latar belakang adanya 

operasi Ganyang Malaysia antara Indonesia dengan Malaysia di 

Kalimantan pada tahun 1964-1966. 2. Peranan dari Angkatan Udara 

Republik Indonesia dalam Operasi Ganyang Malaysia di Kalimantan pada 

tahun 1964-1966.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah 

yang meliputi heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, 

interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan sumber-sumber sejarah 

diperoleh melalui arsip, buku, surat kabar, majalah, dan karya 

ilmiah mengenai pelaksanaan Ganyang Malaysia di Kalimantan pada 

tahun 1964-1966. Data yang terkumpul dilakukan kritik sumber untuk 

memeriksa keaslian dan validitas sumber. Fakta yang diperoleh 

kemudian dianalisa lalu diinterpretasikan menurut kronologisnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan latar belakang operasi Ganyang 

Malaysia terjadi karena ketidaksetujuan Indonesia terhadap 

pembentukan Federasi Malaysia yang didukung oleh Inggris. Sikap 

Indonesia atas pembentukan federasi tersebut adalah membentuk KOLAGA 

dengan melibatkan unsur militer. Pada unsur ofensif, KOLAGA terdiri 

dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat bertugas 

untuk serang balas terhadap lawan, sedangkan pada unsur defensif 

dibagi menurut daerah operasi yaitu pada daerah Kalimantan dan 

Sumatera.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah latar belakang operasi Ganyang 

Malaysia terjadi karena adanya pembentukan Federasi Malaysia hingga 

menimbulkan pro dan kontra. Indonesia dan Filipina menunjukkan 

ketidaksetujuannya terhadap pembentukan federasi yang didukung oleh 

Inggris tersebut. Berbagai upaya penyelesaian secara diplomatik 

tidak menemui titik terang. Dengan diproklamirkan Malaysia sebagai 

suatu negara federasi, sikap Indonesia atas pembentukan federasi 

tersebut dengan konfrontasi terhadap Malaysia yaitu Dwikora. Setelah 

dicetuskan Dwikora, Indonesia membentuk KOLAGAPada pelaksanaan 

operasi Ganyang Malaysia, AURI berperan dalam pelaksanaan operasi 

udara dengan penerbangan patroli serta penyusupan pasukan melalui 

udara didukung dengan kekuatan Pasukan Gerak Tjepat (PGT) AURI dan 

alutsista udara modern sebagai kekuatan terbesar di Asia Tenggara. 

Perselisihan antara Indonesia dan Malaysia dapat diredam setelah 

adanya upaya penyelesaian melalui misi-misi ABRI kemudian 

dilanjutkan dengan pertemuan antara Indonesia dan Malaysia. Hasil 

dari pertemuan-pertemuan tersebut menghasilkan Perundingan Bangkok 

dan Djakarta Accord yang menjadi jalan damai antara Indonesia dan 

Malaysia. Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia kembali 

dibuka pada tanggal 31 Agustus 1967
Kata kunci: Dwikora, Ganyang Malaysia, Komando Mandala Siaga

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
0.pdf
1.pdf
2.pdf
3.pdf
4.pdf
5.pdf
IMG_0011.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sri Agus, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya