Penulis Utama : Darwanto
Penulis Tambahan : 1. Darwanto
NIM / NIP : F.198026
Tahun : 2004
Judul : Analisis Daya Dukung Lahan dan Struktur Ekonomi
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi-F.198026-2004
Subyek : EKONOMI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAk Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung lahan di Kabupaten Karanganyar baik saat ini maupun untuk beberapa tahun yang akan datang, serta untuk mengetahui sektor atau subsektor prioritas yang mempunyai potensi untuk dikembangkan di Kabupaten Karanganyar berdasarkan ulasan struktur ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari catatan dan dokumen-dokumen yang ada pada kantor Statistik Kabupaten Karanganyar, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Bappeda, dan instansi terkait lainnya di Kabupaten Karangannyar, serta studi pustaka yang berhubungan dengan penelitian ini Dalam upaya mencapai tujuan penelitian yang bersifat deskriftif analisis ini, selain menggunakan tinjaun ekonomi murni secara makro sektoral, juga digunakan tiga alat analisis matematis sebagai pendukung. Rumus pertama yang digunakan adalah rumus tekanan penduduk menurut Profesor Otto Soemarwoto untuk mengetahui seberapa besar takanan penduduk terhadap lahan di Kabupaten Karanganyar baik untuk saat ini maupun untuk beberapa tahun yang akan datang. Rumus kedua adalah analisis Shift Share (SSA) untuk mengetahui pergeseran struktur ekonomi suatu daerah dengan jalan membandingkan sektor atau sub sektor daerah tertentu dengan suatu wilayah perekonomian yang lebih tinggi, yang mana dalam penelitian ini membandingkan antara perekonomian Kabupaten Karanganyar dengan Propinsi Jawa Tengah. Sedangkan analisis ketiga yang digunakan adalah metode Location Quatient (LQ), untuk mengetahui sektor atau sub sektor yang termasuk sektor basis dan non basis yang menjadi unggulan di Kabupaten Karanganyar. Analisis selanjutnya adalah gabungan antara SSA dan LQ untuk mengetahui sektor atau subsektor yang menjadi prioritas untuk dikembangkan di Kabupaten Karanganyar. Hasil penelitian ini adalah: Tekanan penduduk di Kabupaten Karanganyar tahun 2002 dan prediksi untuk tahun 2007 mendatang, masing-masing adalah sebesar 2,98 dan 3,15. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tekanan penduduk di Kabupaten Karanganyar sudah melebihi ambang batas daya tampung lahan dalam mencukupi kebutuhan pangan. Diantara sektor kegiatan ekonomi yang paling berperan terhadap struktur ekonomi Kabupaten Karanganyar menurut tinjauan makro sektoral dari besarnya kontribusi masing-masing sektor terhadap pembentukan PDRB adalah; sektor industri sebesar 37,67 %, pertanian 19,36 %, sektor perdagangan 17,80 % dan sektor jasa-jasa sebesar 13,76 %. Sedangkan sektor yang termasuk sektor basis berdasar analisis LQ adalah sektor pertanian dengan subsektor perkebunan (LQ=1,50), subsektor peternakan (LQ=1,66), sektor industri (LQ=1,23), sektor listrik, gas dan air minum (LQ=1,52), serta sektor jasa-jasa (LQ=1,38). Hasil analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor yang mengalami pertumbuhan cepat adalah sektor listrik, gas dan air minum, subsektor peternakan, sektor pengangkutan, subsektor perikanan, sektor pertambangan dan galian, sektor bangunan, dan sektor perdagangan dan hotel. Sedangkan sektor yang mempunyai keunggulan komparatif adalah subsektor perkebunan, subsektor kehutanan, subsektor tanaman pangan, sektor listrik, gas dan air minum, dan sektor jasa. Selanjutnya, hasil gabungan analisis LQ dan SSA menunjukkan bahwa sektor atau subsektor kegiatan ekonomi yang perlu mendapat perhatian utama untuk dikembangkan adalah sektor listrik, gas dan air minum, prioritas kedua adalah sub sektor perkebunan, sub sektor peternakan, dan sektor jasa-jasa. Untuk prioritas ketiga adalah sub sektor tanaman pangan dan sub sektor kehutanan. Sedangkan yang menjadi sektor prioritas alternatif adalah sektor industri.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum : 3048/2004
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis