Penulis Utama : Yudi Irawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.1114041
Tahun : 2016
Judul : Analisis keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali (Studi Kasus Terhadap Eksistensi Usaha Susu Sapi Perah dalam Menunjang Program Swasembada Susu Nasional)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi dan Bisnis - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi dan Bisnis Jur. Ekonomi Pembangunan-F.1114041-2016
Subyek : SAPI PERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan sentra 

peternakan sapi perah di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali dan untuk 

mengetahui keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Cepogo 

dalam dimensi ekologi dan pembibitan, sosial budaya, ekonomi, 

infrastruktur dan teknologi, hukum dan kelembagaan. Tinggi maupun 

rendahnya produksi susu nasional tentunya bersumber pada tingkatan 

produksi susu pada wilayah-wilayah yang tersebar luas di Indonesia yaitu 

termasuk salah satunya di Kecamatan Cepogo, karena Kecamatan Cepogo 

merupakan salah satu sentra peternakan sapi perah penghasil Susu Segar 

Dalam Negeri (SSDN). Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang 

mengkaji tentang analisis kemampuan peternak dalam upaya mengelola usaha 

peternakannya yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 

2016. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui metode 

deskriptif serta strategi studi kasus untuk memahami berbagai 

permasalahan yang ada. Pembahasannya melalui teknik analisis interaktif 

(interactive model of analysis). 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha peternakan sapi 

perah yang terjadi di Kecamatan Cepogo merupakan dukungan program 

pembangunan pemerintah pusat melalui Kementrian Koperasi yang dilakukan 

di KUD Cepogo. Tepatnya dimulai sejak tahun 1979 dengan memberikan 

bantuan berupa program paket kredit sapi perah. Hasil penelitian 

terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Cepogo 

menunjukan kondisi keberlanjutan yang relatif tinggi. Pada aspek ekologi 

pembibitan secara umum tidak menimbulkan persoalan. Indikator 

keberlanjutan dalam dimensi sosial budaya secara rata-rata mempunyai 

kategori keberlanjutan yang tinggi. Ditinjau dari dimensi ekonomi bahwa 

usaha peternakan sapi perah yang dikembangkan masyarakat tetap dapat 

memberikan manfaat bagi peternak. Dimensi Infrastruktur dan teknologi 

masih banyak ditemukan berbagai kendala. Dimensi hukum dan kelembagaan 

secara garis besar memberikan dukungan yang maksimal terhadap 

pengembangan usaha peternakan sapi perah sebagai penghasil susu dalam 

menunjang tercapainya swasembada susu nasional. 
Kata Kunci : Keberlanjutan, sapi perah, pembangunan, swasembada.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_0004.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis