Penulis Utama : Angga Kristianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I.0112010
Tahun : 2016
Judul : Analisis Defleksi dan Kapasitas Lateral Tiang Tunggal Free-End Pile Pada Tanah Kohesif
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Teknik Sipil-I.0112010-2016
Subyek : DEFLEKSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Pondasi tiang pancang didesain untuk daya dukung beban aksial maupun beban lateral. Salah satu faktor penting dalam perencanaan struktur-struktur bangunan tinggi adalah beban lateral. Beban lateral yang bekerja pada tiang pancang mengakibatkan terjadinya defleksi atau pergeseran. Besarnya defleksi yang terjadi pada tiang dapat diketahui dengan melakukan pengujian lapangan atau yang sering disebut dengan lateral test. Selain melakukan pengujian lateral test, besarnya defleksi serta kapasitas lateral tiang juga dapat dianalisis menggunakan metode Broms (1964), metode elemen hingga serta metode beda hingga (p-y curve). Penelitian ini akan meneliti defleksi dan kapasitas lateral tiang tunggal free-end pile pada tanah kohesif
Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder hasil uji lateral test tiang proyek jembatan di Kepulauan Riau. Data lateral test tersebut akan menjadi pembanding utama dengan metode yang lain, yaitu metode Broms (1964), metode elemen hingga serta metode beda hingga (p-y curve) dalam analisis defleksi serta kapasitas lateral tiang.
Berdasarkan hasil penelitian, analisis defleksi dan kapasitas lateral tiang tunggal free-end pile pada tanah kohesif, didapatkan hasil bahwa nilai defleksi maksimum tiang menurut metode Broms (1964), metode elemen hingga, metode beda hingga (p-y curve), dan hasil uji lateral test berturut-turut sebesar 116,6457 mm; 55,16 mm; 68,059 mm; 55,74 mm sedangkan nilai kapasitas lateral tiang menurut metode Broms (1964), metode elemen hingga, metode beda hingga (p-y curve), dan hasil uji lateral test berturut-turut sebesar 21,805 ton; 3,145 ton; 3,429 ton; 2,637 ton. Perbandingan defleksi lateral dan kapasitas lateral menunjukkan hasil analisa metode elemen hingga dan metode beda hingga (p-y curve) lebih mendekati hasil uji lateral test dibandingkan dengan metode Broms (1964), hal ini dikarenakan parameter tanah dan parameter tiang pada metode elemen hingga dan metode beda hingga (p-y curve) lebih detail dibandingkan dengan metode Broms (1964) yang hanya berdasarkan korelasi dalam analisisnya.
Kata Kunci : defleksi, lateral, elemen hingga, Broms

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
P_20161223_193120_1_NT_p.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Niken Silmi Surjandari, S.T., M.T.,
2. Ir. Noegroho Djarwanti, M.T.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik