Penulis Utama : Abdulloh Umar Ibnul Khotob
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I.0112002
Tahun : 2016
Judul : Perilaku penambahan soil mixing column sebagai perkuatan pada tanah dasar (subgrade) lunak Behavior of Soil Mixing Column Adding Treatment as Reinforcement on Soft Sub Grade
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Teknik Sipil-I.0112002-2016
Subyek : TANAH LUNAK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Subgrade merupakan tanah dasar atau tanah asli yang berada di bawah struktur
jalan yang berfungsi menerima tekanan akibat beban lalu lintas yang ada
diatasnya, sehingga daya dukungnya harus cukup untuk menerima beban lalu
lintas tanpa mengalami kerusakan. Permasalahan akan muncul jika subgrade
merupakan tanah lunak, sehingga perlu dilakukan perkuatan seperti soil mixing
column. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku penambahn soil mixing
column terhadap lendutan pada tanah dasar (subgrade) lunak, dan
membandingkan lendutan antara pengamatan dengan pendekatan menggunakan
rumus Hetenyi (1974).
Metode penelitian yang digunakan yaitu model fisik skala kecil di laboratorium.
Sampel tanah dibedakan menjadi 4 macam variasi yaitu: tanah lunak tanpa
perkuatan (Varasi A), dengan perkuatan soil mixing column (Variasi B), dengan
penambahan subbase di atas perkuatan (Variasi C), dan dengan penambahan base
course di atas subbase (Variasi D). Pengujian lendutan dilakukan dengan
meletakkan pelat besi di atas setiap Variasi kemudian dibebani dengan beban
berulang baik pada posisi sentris pelat maupun posisi eksentris pelat. Dial gauge
sebanyak 5 buah diletakkan di atas pelat untuk membaca lendutan yang terjadi
saat uji pembebanan.
Hasil penelitian ini menunjukan perkuatan soil mixing column (Variasi B) mampu
mereduksi lendutan yang terjadi sebesar 59,77% (untuk beban sentris) dan
59,85% (untuk beban eksentis) terhadap lendutan pelat diatas tanah tanpa
perkuatan (Variasi A). Perbandingan lendutan antara pengamatan dengan metode
pendekatan rumus Hetenyi (1974) menunjukkan grafik lendutan yang hampir
sama, akan tetapi selisih nilai lendutan pelat pada hasil pengamatan dengan hasil
perhitungan masih cukup besar yaitu berkisar antara 44,75% hingga 65,46%.
Kata kunci : tanah lunak, tanah dasar, subbase, base course, soil mixing column,
lendutan.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_20161218_0005.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Bambang Setiawan, ST, MT
2. R. Harya Dananjaya H.I S.T, M.Eng
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik