Penulis Utama : Dwi Susanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : 198107062006041002
Tahun : 2012
Judul : Njoo Cheong Seng dan Pemikirannya tentang Nasioanalisme dan Bangsa
Edisi :
Imprint : Yogyakarta - Fakultas Bahasa dan Seni UNY - 2012
Kolasi :
Sumber : Buku 1, Sastra Sebagai Identitas Naratif dan Upaya Sastra dalam Menghadapi Masalah Masyarakat dan Ba
Subyek : NASIONALISME
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978-602-19215-1-7
Abstrak :

Abstrak

Njoo Cheong Seng (1902-1962), dramawan, sastrawan, dan jurnalis, memutuskan untuk memilih Hindia Belanda (Indonesia) sebagai bagian dari perjuangan intelektual dan politiknya. Pemikiran itu dilandasi oleh berbagai faktor di luar dirinya (kulturkebundenheid). Pemikiran nasionalisme dan gagasan bangsa sebagai budaya di kalangan masyarakatnya diduga akibat interaksi antara gerakan politik dan kebudayaan peranakan Tionghoa untuk berproses menjadi “Tionghoa-Indonesia” melalui karirnya sebagai seniman. Tujuan dari tulisan ini menuliskan perjuangan intelektual dan politik Njoo Cheong Seng dalam dunia sastra dalam menyebarkan ide nasionalisme dan bangsa sebagai budaya. Dalam mencapai tujuan itu, tulisan ini mengunakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah karya-karya Njoo Cheong Seng dan pemikiran Njoo Cheong Seng. Data yang digunakan adalah karya-karya Njoo Cheong Seng, biografi Njoo Cheong Seng, dan berbagai data yang lain. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik interpretatif dengan mendasarkan pada prosedur kerangka/konsep (teori) sastra sebagai produk sosial. Tulisan ini menghasilkan beberapa temuan. Pertama, Njoo Cheong Seng berhaluan moderat, tetapi anti terhadap internalisasi nilai-nilai Barat. Kedua, Njoo Cheong Seng memilih Barat sebagai instrumen dan nilai budaya Tionghoa sebagai sumber identitas, terutama konsep makro Khonghucu. Ketiga, nasionalisme Njoo Cheong Seng diwujudkan melalui gerakan kebudayaan yang menghidupkan lokalitas untuk etnik Tionghoa sebagai unsur pelengkap identitas. Keempat, secara politis dan ideologis Njoo Cheong Seng menganjurkan untuk memilih Indonesia sebagai tanah air dan tempat hidup bagi masyarakat peranakan Tionghoa, tetapi secara budaya tetap pada tradisi Tionghoa. Kesimpulan dari tulisan ini adalah bahwa nasionalisme dan bangsa dalam pandangan Njoo Cheong Seng dijadikan sebagai perjuangan hidup  untuk berproses menjadi “orang Tionghoa-Indonesia” yang manifestasinya dalam aktivitas dan karya-karyanya.

Kata kunci: Njoo Cheong Seng, nasionalisme dan bangsa, pemikiran

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Makalah UNY PDF.pdf
File Jurnal : -
Link Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya