Penulis Utama : Soetrisno
Penulis Tambahan : 1. Yunita Laila Astuti
2. Erindra Budi Cahyanto
3. Sri Sulistyowati
NIM / NIP : 195303311982021003
Tahun : 2016
Judul : Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Jasmine terhadap Penurunan Nyeri Kala I Fase Aktif, Lama Persalinan Kala II, dan Fetal Outcome
Edisi :
Imprint : Surakarta - UNS: F. Kedokteran - 2016
Kolasi : 11 hal.
Sumber : Proceeding Seminar Nasional ‘’Biopsychosocial Readjustment to Optimize Intellectual Adolescence in M
Subyek : AROMATERAPI--LAVENDER
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN : 2528-4665
ISBN :
Abstrak :

 

Abstract

Labor pain increase is related to excessive anxiousness because muscles tension increase that cause lower effectiveness of uterine contraction, moreover second stage can be lengthened until have effect to infant condition. Aromatherapy can be used  to reduce labor pain, reefed second stage, and repair fetal outcome. The research was quasy-experiment with pretest-posttest with control group design to thirty primiparous/multiparous women  between 20-35 years old in BPM Siyamtiningsih Karanganyar that given standart care with deep breething and divided to three groups: aromatherapy lavender, jasmine, and without aromatherapy. Instruments data collection used VDS and partograph. Data analysis used Wilcoxon and Kruskal Wallis. Wilcoxon test of pain pretest and posttest showed significant differences each groups with p-value respectively 0.004, 0.004, and 0.013. Posttest pain, lenght of second stage, and fetal outcome tested statistically with have p-value respectively 0.565, 0.719 and 0.309 so there is no significant difference. Aromatherapy lavender, jasmine, and without aromatherapy have same effectiveness to pain of active phase, the lenght of second stage, and fetal outcome.

 

Keywords: lavender, jasmine, pain, length of second stage, fetal outcome.

 

Abstrak

Peningkatan nyeri persalinan dihubungkan dengan kecemasan berlebihan karena tegangan otot meningkat sehingga menyebabkan efektivitas kontraksi uterus berkurang, bahkan memperpanjang proses persalinan kala dua dan berpengaruh pada kondisi bayi. Aromaterapi digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan, memperpendek kala II dan memperbaiki fetal outcome. Penelitian quasy-experiment dengan pretest-posttest with control group design pada 30 ibu bersalin primipara/multipara 20-35 tahun di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Siyamtiningsih Karanganyar yang diberikan asuhan kebidanan sesuai standar dengan deep breathing, dibagi menjadi tiga kelompok: aromaterapi lavender,  jasmine, dan tanpa aromaterapi. Instrumen pengumpulan data menggunakan Verbal Descriptor Scale (VDS) dan partograf. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Kruskal Wallis. Uji Wilcoxon nyeri pretest dan posttest menunjukkan perbedaan signifikan pada kelompok aromaterapi lavender, jasmine, dan tanpa aromaterapi berturut-turut memiliki p-value 0.004, 0.004, dan 0.013. Uji Kruskal Wallis nyeri posttest, lama persalinan kala II dan fetal outcome berturut-turut memiliki p-value 0.565, 0.719, dan 0.309 sehingga tidak ada perbedaan signifikan. Aromaterapi lavender, jasmine, dan tanpa aromaterapi memiliki efektivitas yang sama terhadap nyeri kala I fase aktif, lama kala II, dan fetal outcome.

 

Kata Kunci: lavender, jasmine, nyeri, lama kala II, fetal outcome.

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : prosiding6.PDF
Link Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran