Penulis Utama : Triyono
Penulis Tambahan : 1. Heru Sukanto
2. Jaka Sulistyabudi
3.
NIM / NIP : 197406251999031002
Tahun : 2012
Judul : Pengaruh Urutan Pengelasan Elektroda Ganda Terhadap Distorsi Pada Struktur Sambungan Las Logam Tak Sejenis Plat Tipis Berpenguat
Edisi : Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XI (SNTTM XI) & Thermofluid IV, No.01, Vol.01, UGM Yogyakarta, 16-17 October 2012
Imprint : Yogyakarta - UGM - 2012
Kolasi : 5 hal.
Sumber : Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XI (SNTTM XI) & Thermofluid IV, No.01, Vol.01, UG
Subyek : DISTORSI
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN : 2302-4542
ISBN :
Abstrak :

Pengaruh Urutan Pengelasaa Elektroda Ganda terhadap Distorsi pada Struktur Sambungan LasLogam Tak Sejenis Plat Tipis Berpenguat

Abstrak

Struktur plat tipis (sheet) yang diperkuat oleh plat yang Iebih tebal (frame) banyak diaplikasikan pada bodi kendaraan karena mempunyai volume struktur yang rendah. Untuk penghematan biaya material, struktur ini menggunakan material berbeda dimana sheet yang berhubungan langsung dengan atmosfer menggunakan baja tahan karat, sedangkan frame menggunakan baja karbon karena posisinya terlindungi oleh sheet. Perbedaan sifat fisik, tnekanik dan metalurgi material yang dilas menyebabkan pemanasan dan pemuaian yang tidak seragam pada saat proses pengelasan sehingga teijadi distorsi (perubahan bentuk) pada permukaan sheet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan elektroda ganda dan urutan pengelasannya terhadap distorsi permukaan plat hasil pengelasan struktur logam tak sejenis plat tipis berpenguat. Material frame adalah baja karbon SS400 dengan tebal 3,2 mm sedangkan material sheet adalah baja tahan karat SUS304 dengan tebal 1,0 mm. Spesimen berukuran 350 mm x 410 mm disambung dengan las isi (plug welding) spasi 100 mm. Urutan pengelasan divariasi seri, paralel dan rotasi dengan variasi 1 dan 2 spasi serta dengan variasi waktu interpass 0 menit dan 5 menit. Distorsi diukur pada permukaan sheet dengan meshing 50 mm dan dinyatakan sebagai penyimpangan positip dan negatif terhadap bidang referensi. Permukaan sheet hasil pengelasan las elektroda ganda dengan pengelasan paralel 1 spasi interpass 0 menit Iebih baik daripada permukaan hasil las dengan metode pengelasan yang lain. Distorsi maksimum hasil pengelasan dengan metode ini adalah 0 mm dan distorsi minimumnya -4,10 mm sehingga rentang distorsi adalah 4,1 mm. Permukaan plat tipis hasil pengelasan dengan metode elektroda ganda seri 1 spasi interpass 5 menit mempunyai karakteristik distorsi yang paling buruk dimana distorsi maksimum hasil pengelasan dengan metode ini adalah 3,95 mm dan distorsi minimumnya -4,39 mm sehingga rentang distorsi adalah 8,34 mm

Keywords: distorsi, plat tipis, urutan pengelasan, elektroda ganda

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} </style>

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : -
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik