Penulis Utama : Triyono
Penulis Tambahan : 1. Yustiasih Purwaningrum
NIM / NIP : 197406251999031002
Tahun : 2013
Judul : Model Kegagalan Sambungan Las Titik (Resistance Spot Welding) Material Baja Tahan Karat
Edisi : Prosiding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XII (SNTTM XII), Universitas Lampung, 23-24 Oktober 2013
Imprint : Lampung - Universitas Lampung - 2013
Kolasi : 5 hal.
Sumber : Prosiding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XII (SNTTM XII), Universitas Lampung, 23-24 Oktober
Subyek : BAJA
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978-979-8510-61-8
Abstrak :

Model Kegagalan Sambungan Las Titik (Resistance Spot Welding) Material Baja Tahan Karat

Abstrak

Diameter nuggetmtmmxim sambungan las titik menumt standar AWS {American Welding Society) dinyatakan dengan d = 4v't dengan t adalah tebal plat yang disambung. Diameter nugget minimum adalah diameter terkecil yang menyebabkan sambungan las titik mengalami model kegagalan pullout, yang menunjukkan bahwa kekuatan sambungan lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan plat yang disambung. Sambungan las titik dengan dimaterlebih kecil dari diameter minimum akan mengalami model kegagalan interfacial, yang menunjukkan bahwa kekuatan sambungan lebih lemah dibandingkan dengan kekuatan plat yang disambung. Standar ini digunakan untuk material yang mempunyai tegangan luluh 140-420 Mpa dan tebal 0,6-3,0 mm. Baja tahan karat banyak digunakan pada struktur yang mempersyaratkan kekuatan dan ketahanan korosi misalnya pada gerbong kereta api. Struktur ini biasanya terdiri dari frame dan sheet dimana keduanya mempunyai ketebalan yang berbeda. Dalam kasus seperti ini, seorang welding engineer dan operator biasanya mengalami kesulitan jika menggunakan standar AWS ketika memilih ukuran plat yang tebal, tipis atau tebal rata-rata dari kedua plat yang disambung, untuk dimasukkan ke rumus diameter. Penelitian ini bertujuan untuk mengevahiasi formula AWS jika diterapkan pada sambungan las titik baja tahan karat dengan tebal yang berbeda. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja tahan karat SUS304. Tiga pasang sambungan las titik dengan ketebalan berbeda yaitu 1-1 mm, 2-1 mm dan 3-1 mm dilas titik dengan menggunakan arus listrik yang bervariasi dari 1,79 Volt sampai dengan 2,30 Volt untuk membuat diameter sambungan las titik bervariasi. Sambungan las titik ini diuji tarik-geser dan dievaluasi model kegagalannya serta diukur diameter sambungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter nugget minimum hasil formulasi AWS lebih kecil dari diameter nugget minimum hasil pengujian dan tidak bisa menjamin sambungan gagal pullout walaupun tebal plat yang dimasukkan dalam rumus adalah tebal plat yang terbesar. Ini menunjukkan bahwa penggunaan formula AWS untuk aplikasi sambungan las titik material beda tebal harus hati-hati.

Keywords: Las titik, baja tahan karat, pullout, interfacial, diameter nugget minimum, beda tebal

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : -
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik