Penulis Utama : Yusuf Siswanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K.2500010
Tahun : 2004
Judul : Pengaruh variasi kadar bahan pengikat resin furan dan kadar katalis hardener terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Teknik dan Kejuruan-FKIP-K.2500010-2004
Subyek : RESIN FURAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1): ada tidaknya perbedaan pengaruh variasi penambahan kadar resin furan terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri, (2): ada tidaknya perbedaan pengaruh variasi penambahan kadar katalis hardener terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri, (3): ada tidaknya interaksi antara variasi penambahan kadar resin furan dan variasi penambahan kadar katalis hardener terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Logam dan Mini Foundry Batur-Ceper, Klaten. Metode yang dipakai adalah metode eksperimen, populasi penelitian ini adalah cetakan pasir mengeras sendiri. Pengambilan sampel dibentuk menurut ukuran uji dengan diameter 50 mm dan panjang 50 mm dari campuran pasir silika, resin furan dan katalis yang telah dipadatkan sebanyak tiga kali pada standart-rammer. Penelitian ini menggunakan teknik sampling “Purposive Sampling”, teknik pengukuran tingkat permeabilitas dengan cara melakukan eksperimen terhadap sampel pada mesin permeability-meter dan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalan setelah itu dilakukan uji komparasi ganda atau uji pasca anava, sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil perhitungan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan menggunakan metode Liliefors, dapat disimpulkan bahwa semua Lobs lebih kecil dari Ltabel pada taraf signifikan 1 %, jadi data yang diperoleh dari hasil penelitian ini secara keseluruhan berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Uji prasyarat analisis yaitu uji homogenitas dengan menggunakan uji Bartlet, dapat disimpulkan bahwa semua X2obs lebih kecil dari X2tabel pada taraf signifikan 1 %, sehingga kedua sumber (kolom dan baris) berasal dari populasi homogen. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara variasi penambahan kadar resin furan terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri, ini terlihat pada hasil uji F untuk anava dua jalan di mana Fobservasi = 3639,454 > Ft = 5,25. (2) Tidak ada perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara variasi penambahan kadar katalis hardener terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri, pada hasil uji F untuk anava dua jalan di mana Fobservasi = 3,08169 < Ft = 3,26. (3) Tidak ada perbedaan pengaruh bersama (interaksi) antara variasi penambahan kadar resin furan dan variasi penambahan kadar katalis hadener terhadap tingkat permeabilitas cetakan pasir mengeras sendiri, ini terlihat pada hasil uji F untuk anava dua jalan di mana Fobservasi = 0,014085 < Ft = 2,63. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat permeabilitas yang paling rendah adalah pada variasi penambahan yang banyak, yakni pada variasi penambahan kadar resin furan 3,5 % dari jumlah berat pasir, yakni didapatkan tingkat permeabilitas sebesar 123 cm3/menit. Tingkat permeabilitas yang paling tinggi adalah pada variasi penambahan kadar resin furan yang sedikit, yaitu pada variasi penambahan kadar resin furan 1,5 % dari jumlah berat pasir, didapatkan tingkat permeabilitas sebesar 185,6 cm3/menit.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Suhardi, M.T.
2. Drs. H. Suwachid, M.T, M.Pd.
Catatan Umum : 1114/2004
Fakultas : Fak. KIP