Negara dengan insiden TB tebesar di dunia ialah India,Indonesia, dan Cina.Indonesia menempati urutan ke-2 sebagainegara dengan kasus TB tertinggi pada tahun 2014 denganpopulasi sebesar 240 juta penduduk.Angka keberhasilan hanyasekitar 50% dan biaya pengobatan yang mahal bahkan sampai 100kali lebih mahal dibandingkan dengan pengobatan TB tanpa RO,sehingga bagi negara berkembang menjadi beban yang sangatberat dalam penanggulangannya. Resistansi kuman Mtb terhadap OAT adalah keadaan dimana kuman tidak dapat lagi dibunuh dengan OAT. Paduan OATTB RO di Indonesia adalah paduan OAT standar yang diberikankepada pasien TB RR dan TB MDR dengan jangka waktu 20-26bulan untuk pengobatan OAT standar konvensional dan jangkawaktu 9-11 bulan untuk pengobatan OAT standar jangka pendek. Efek samping obat yang paling sering terjadi adalah gangguan saluran cerna (penurunan nafsu makan, mual, muntah, diare, dan nyeri perut), diikuti artralgia, pusing, dan gangguanpendengaran.Efek samping lainnya dapat berupa hipotiroidisme,neuropati perifer, depresi, psikosis, gangguan penglihatan, dannefrotoksik.Efek samping OAT berdasarkan pendekatanpenatalaksanaannya terbagi menjadi dua kelompok yaitu mayor danminor.Efek samping minor tidak memerlukan penghentianpengobatan dan terkadang memerlukan penambahan obat tertentuuntuk memperbaiki gejala.Efek samping obat mayor danpendekatanpenatalaksanaannya (obat anti TB dihentikan).Keyword : Efek samping OAT lini 11, pasien TB RO