Penulis Utama : Mulyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : 196307121988031002
Tahun : 2018
Judul : Archeological Site as The Idea Source in The Motif Development of Batik Sragen
Edisi : Vol. 33 No. 3 Th 2018
Imprint : Denpasar - ISI - 2018
Kolasi : 7 hal.: ilust.
Sumber : Jurnal Mudra Vol. 33 No. 3 Th 2018
Subyek : BATIK--MOTIF
Jenis Dokumen : Artikel Jurnal Non UNS
ISSN : 2541-0407
ISBN :
Abstrak :

Sragen Regency in Central Java Province, Indonesia, has an iconic archaeological site that centered in Sangiran area. This site has not been much explored as the idea source for the creation of motifs in batik craft production; whereas batik is one of the main products of Sragen Regency. This research aims to explore the usable elements of the archeological site that can be applied into the motif of batik. Participatory action research, focus group discussion, and creative development were used as research method as well as empowering batik craft industry. The research was conducted at Pilang Village, Sragen Regency, especially in Jalidin batik craftsman industry. The result of the research is the batik motif design that brings the concept of prehistoric elephant and bones. The concept is manifested in the elephant combined with bones motif and it is inserted in a machete (parang) pattern. Furthermore, the designed motif is then applied in short-sleeve shirt pattern and produced with several color variations, either using synthetic color or natural dyes. The designed motif is then generated into a batik sanggit in short-sleeves shirt mode.

 Keywords: archeology, motif batik, sanggit

 

Kabupaten Sragen, Propinsi Jawa Tengah memiliki situs kepurbakalaan yang berpusat di daerah Sangiran. Situs kepurbakalaan tersebut belum banyak digali untuk dijadikan sebagai sumber ide bagi penciptaan motif-motif dalam produk kriya batik ataupun kriya tekstil bermotif batik. Padahal kriya batik dan kriya tekstil bermotif batik merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Sragen. Tujuan riset ini adalah menggali situs kepurbakalaan untuk dikembangkan menjadi desain motif batik sebagai upaya untuk memberdayakan usaha kerajinan batik di Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu kaji tindak partisipatif, metode diskusi kelompok terfokus, dan pengembangan kreativitas pengrajin. Riset dilakukan di Desa Pilang, Sragen khususnya di usaha kerajinan batik Jalidin. Hasil riset yaitu berupa desain motif batik yang berbentuk binatang gajah dan tulang. Kemudian bentuk gajah dan tulang tersebut disusun dalam pola parang dan dibuat pada pola kemeja lengan pendek. Motif tersebut kemudian diproduksi dengan berbagai variasi warna, baik menggunakan zat warna sintetis maupun zat warna alam. Kain batik motif gajah kemudian dibuat menjadi kemeja lengan pendek yang motif-motifnya sanggit di beberapa bagian sambungan jahitan.

Kata kunci: kepurbakalaan, motif, batik, sanggit

 

 

File Dokumen : Tidak ada file.
File Dokumen : 2018 mudra 521-1287-1-SM.pdf
Mulyanto.pdf
Link Dokumen : http://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/521
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum : artikel ini dipublikasikan open access oleh MUDRA Jurnal Seni Budaya
Fakultas : Fak. KIP