×
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas di negara maju. Terapi reperfusi segera, dengan intervensi koroner perkutan (IKP) diindikasikan apabila terdapat bukti klinis maupun elektrokardiografi (EKG) adanya iskemia yang sedang berlangsung. Kombinasi aspirin dan inhibitor P2Y12 (contohnya: prasugrel, ticagrelor atau clopidogrel) direkomendasikan pada pasien sindroma koroner akut yang menjalani IKP (6-12 bulan). Varian pada Multi-Drug Resistance Gene-1 (MDR1) berkaitan dengan bioavailabilitas oral clopidogrel dan menentukan prognosis pasien penyakit jantung koroner.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh varian gen MDR1 terhadap kejadian in stent restenosis (ISR) pada pasien penyakit jantung koroner yang mendapatkan clopidogrel
Metode: Penelitian ini merupakan suatu studi case control dengan jumlah sampel 44 pasien (22 sampel kelompok tidak ISR dan 22 sampel kelompok ISR) yang pernah menjalani IKP dan mendapatkan terapi clopidogrel yang berobat di RSUD dr. Moewardi Surakarta Jawa Tengah. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan isolasi DNA, elektroforesis, sekuensing DNA. Uji bivariat dilakukan untuk melihat perbedaan proporsi varian gen MDR1 kelompok tidak ISR dan ISR. Analisis multivariat untuk menilai pengaruh varian gen MDR1 terhadap ISR. Nilai p < 0>Hasil: Kelompok sampel tidak ISR adalah pasien dengan gen MDR 1 C3435 varian wild type yaitu CC sebanyak 77,3% sementara pada sampel ISR didapatkan lebih banyak gen MDR 1 C3435 varian TT dibandingkan varian CC yaitu sebanyak 54,5?ngan nilai chi square, ?2 = 4,697 dengan probabilitas sebesar 0,030 (p < 0 xss=removed xss=removed>0,05).
Kesimpulan: Gen MDR1 3435 varian TT mempengaruhi kejadian in stent restenosis pada pasien penyakit jantung koroner yang menjalani intervensi koroner perkutan yang mendapatkan clopidogrel.