Penulis Utama : Arief Rahman
NIM / NIP : S701608002
×

ABSTRAK
 
Penelitian yang berjudul "Diskursus Multikulturalisme dalam Pagelaran Nusantara Berdendang" bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk diskursus multikulturalisme dalam pagelaran Nusantara Berdendang, (2) mendeskripsikan fungsi diskursus multikulturalisme dalam pagelaran Nusantara Berdendang, (3) mendeskripsikan makna diskursus multikulturalisme. Penelitian ini berada dalam wilayah Kajian Budaya dengan menggunakan metode analisis data kualitatif dan teknik analisis data secara deskriptif dan interpretatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua sumber, yaitu data primer yang merupakan rekaman audiovisual dan visual pagelaran Nusantara Berdendang, dan data sekunder dari wawancara informan, media massa dan internet. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori representasi menurut Stuart Hall dan teori kuasa/pengetahuan menurut Michel Foucault. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan: (1) Diskursus multikulturalisme disampaikan dengan menunjukkan keberagaman dan perayaan perbedaan, citra dialog antar etnik, dan penerimaan terhadap perubahan budaya. (2) Diskursus multikulturalisme berguna untuk membangun Indonesia sebagai negara multietnis, merawat keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, stabilitas sosial politik sosial demi kemajuan ekonomi, serta pencitraan negara damai dan nasionalis. (3) Diskursus multikulturalisme yang diproduksi Kabinet Kerja memiliki implikasi ke warga Indonesia, berupa Indonesia merupakan negara bineka, citra Indonesia yang toleran dan damai, serta kepatuhan pada penguasa pemerintahan.  
 
Kabinet Kerja dengan perangkat kuasa yang dimilikinya berupaya membangun diskursus multikulturalisme untuk memperkuat legitimasi dan kekuasaanya. Governmentality dipandang penting untuk memperlancar program Nawacita dan kepentingan penguasa. Di lain pihak, pemerintah daerah dan seniman ikut mendukung diskursus multikulturalisme tersebut dengan kepentingan berbeda. Diskursus multikulturalisme yang diproduksi dan terus direproduksi oleh Kabinet Kerja tersebut dipandang sebagai kebenaran yang wajib dipegang oleh warga negara Indonesia. Secara bertahap, warga negara memercayai bahwa multikulturalisme menjadi solusi terbaik mengatasi keberagaman dan potensi konflik di Indonesia. Internalisasi pengetahuan/kuasa yang diproduksi oleh Kabinet Kerja kemudian dapat memengaruhi sikap dan etika warga negaranya dalam berbangsa dan bernegara.  
 
Kata kunci: Diskursus, Multikulturalisme, Kabinet Kerja, Nusantara Berdendang, seni pertunjukan

 

×
Penulis Utama : Arief Rahman
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S701608002
Tahun : 2018
Judul : Diskursus Multikulturalisme dalam Pagelaran Nusantara Berdendang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2018
Program Studi : S-2 Kajian Budaya
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana, Program Studi Magister Kajian Budaya- S701608002-2018
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Titis Srimuda Pitana, ST., M.Trop.Arch.
2. Prof. Dr. Wakit Abdullah Rais, M.Hum
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.