Penulis Utama : Dhesita Ardyanti
NIM / NIP : C0114018
×

ABSTRAK 

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu, 1) Apa sajakah bentuk ekspresi verbal yang terdapat dalam upacara ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati?, 2) Bagaimanakah makna gramatikal serta makna leksikal yang terkandung dalam ekspresi verbal yang terdapat dalam upacara ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati?, 3) Bagaimanakah makna kultural yang terkandung dalam ekspresi nonverbal prosesi ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati?. Tujuan dalam penilitian ini yaitu 1) menyebutkan bentuk ekspresi verbal dalam upacara ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati, 2) mendeskripsikan dan mengungkapkan makna gramatikal dan makna leksikal ekspresi verbal upacara ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati, 3) Mendeskripsikan dan mengungkapkan makna kultural yang terkandung dalam ekspresi nonverbal upacara ganti langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati.  Penelitian menggunakan kajian etnolinguistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukam apa adanya di lapangan secara rinci dan mendalam. Lokasi penelitian di Desa Babadan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Data penelitian berupa data primer berbentuk data lisan dan data sekunder berbentuk dokumentasi dan arsip. Sumber data primer berasal dari informan dan sumber data sekunder berasal dari dokumentasi, arsip, dan penelitian terdahulu. Teknik penyediaan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode dan teknik analisis data dengan metode distribusional yang digunakan untuk menganalisis bentuk dan makna gramatikal ekspresi verbal dalam upacara ganti langse dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan metode padan digunakan untuk mengetahui makna leksikal dalam ekspresi verbal serta makna kultural dalam ekspresi nonverbal upacara ganti langse. Penyajian data menggunakan metode formal dan informal.  Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat beberapa bentuk ekspresi verbal yaitu monomorfemis, polimorfemis, dan frasa. Ekspresi verbal dilengkapi dengan makna gramatikal dan makna leksikal, makna gramatikal berupa makna setelah kata tersebut berubah bentuk. Makna gramatikal terdapat pada kata yang bersifat polimorfemis. Makna leksikal yaitu makna menurut kamus atau makna yang ada di kenyataan. Ekspresi nonverbal dalam penelitian ini berupa (gambar) sesaji, peralatan, dan prosesi yang mempunyai simbol dan berkaitan dengan makna kultural. Ekspresi nonverbal dilengkapi dengan makna kultural. Makna kultural dalam penelitian ini didapatkan dari informan kemudian diinterpretasikan kembali oleh peneliti. 

Kata kunci : ekspresi verbal dan ekspresi nonverbal, upacara ganti langse, etnolinguistik, Ngawi.

×
Penulis Utama : Dhesita Ardyanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0114018
Tahun : 2018
Judul : Ekspresi Verbal dan Nonverbal dalam Upacara Ganti Langse Palenggahan Ageng di Alas Srigati Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi (Suatu Kajian Etnolinguistik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FIB - 2018
Program Studi : S-1 Sastra Jawa
Kolasi :
Sumber : UNS-FIB Program Studi Sastra Daerah -C0114018 -2018
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. H. Sumarlam, M. S.,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.