Penulis Utama : Richard Leonardo Arnic Nelwan
NIM / NIP : I0512049
×

Pabrik Etilenadari Refinery Gas dengan Proses Thermal Cracking kapasitas 25.000 ton/tahun akan didirikan di Kabupaten Bontang Kalimantan Timur, beroperasi pada tahun 2018. Bahan baku yang berupa Refinery Gas sebesar 237.518 ton/tahun didapatkan dari PT  Badak  NGL Bontang. Kebutuhan spesifik bahan baku 9,5 ton/ton produk (komposisi: metana 51% w/w, etana 48% w/w, propana 1% w/w). Produk samping yang dihasilkan dari proses pembentukan etilena berupa metana sebanyak 155.387 ton/tahun dan butana sebanyak 57.131 ton/tahun.Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari, dan 350 hari per tahun dengan waktu shutdown selama 15 hari.
Proses pembuatan etilenaberlangsung menurut mekanisme thermal cracking. Reaksi fase gas di dalamplug flow multitube reactor pada suhu 725 – 1.000oC dan tekanan 1 bar, reaksi bersifat endotermik dengan konversi 95%.Produk keluar reaktor didinginkan dan selanjutnya dimurnikan secara berturut-turut pada menara destilasi MD-101, MD-102, dan MD-103.Produk etilenadiperoleh dari atas menara destilasi MD-103 dengan kemurnian 99% w/w.
Kebutuhan utilitas meliputi air sanitasi dan umpan boiler sebanyak2,42m3/ton produk, air laut sebanyak 29,26 ton/ton produk,refrigerantMCR sebesar 123 ton,steam sebesar7,83 ton, udara tekan (P = 4 bar, T = 35OC) sebanyak 13,26 m3, listrik sebesar 39,02KWh/ton produk, dan bahan bakar gas metana sebesar410,13Kg/ton produk. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku, produk, dan air, serta bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line dan staff.Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 127 orang, yaitu 63 karyawan non-shift dan 64 karyawan shift.
Harga produk meliputietilenasebesar US$ 1,27/Kg, metana sebesar US$ US$ 0,80/Kg, butana sebesarUS$ 1,06/Kgdan harga bahan baku refinery gas adalah US$ 0,22/Kg. Hasil analisis ekonomi prarancangan pabrik diperoleh besarnya return on investment sebelum dan sesudah pajak adalah 44,27% dan 33,20%, pay out time sebelum dan sesudah pajak adalah 1,84 dan 2,31 tahun, break even point sebesar 43%, internal rate of return sebesar30%serta shut down point sebesar 26,26%, dandiscounted cash flow sebesar 34,77%. Berdasarkan analisa ekonomi dapat disimpulkan bahwa pabrik etilenaini layak didirikan.

×
Penulis Utama : Richard Leonardo Arnic Nelwan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0512049
Tahun : 2018
Judul : Prarancangan Pabrik Etilenadari Refinery Gas dengan Proses Thermal Cracking Kapasitas 25.000 Ton/Tahun
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2018
Program Studi : S-1 Teknik Kimia
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Teknik Kimia-I0512049-2018
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Sunu Herwi Pranolo, S.T., M.Sc.
2. Dr. Margono, S.T., M.T.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.