×
ABSTRAK
Latar Belakang : Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara (SMKP Minerba) wajib dilakukan penilaian Audit untuk mengetahui sejauh mana perusahaan pertambangan sudah menerapkan sistem keselamatan kerja di perusahaan sebagai syarat penerapan SMKP Minerba. PT ANTAM Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor telah melaksanakan audit Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan sebagai pengendalian risiko keselamatan pertambangan yang terdiri atas keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan dan keselamatan operasi pertambangan, audit internal merupakan salah satu upaya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan pada Elemen V yaitu Evaluasi dan Tindak Lanjut.
Metode : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan audit Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara (SMKP Minerba) di PT Antam Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor.
Hasil : Nilai presentase dalam penilaian audit SMKP Minerba yaitu: Elemen I 100%, Elemen II 98%, Elemen III 96%, Elemen IV 98%, Elemen V 93%, Elemen VI 89% dan Elemen VII 50% dengan hasil akhir presentase adalah 97%.
Simpulan :. PT Antam Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 38 Tahun 2014 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara. Adapun rincian audit untuk PT Antam Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor yaitu: Seluruh kriteria audit (554 Kriteria), kriteria yang diimplementasikan (545 Kriteria), kriteria yang tidak diimplementasikan (9 Kriteria), kriteria yang sesuai (526 Kriteria) dan kriteria yang tidak sesuai (19 Kriteria).
Kata Kunci : Audit, SMKP Minerba