AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) pemakaian diksi; (2) wujud citraan; (3) bentuk gaya bahasa; dan (4) relevansi Cerpen Pilihan Kompas 2016 (Tanah Air) sebagai materi ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan.Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan atau menggambarkan permasalahan yang terjadi, dan menganalisis data yang berupa kata-kata atau kalimat. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen dan wawancara dengan informan. Validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teori. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis mengalir (flow model of analysis). Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri atas beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyusunan laporan.Hasil penelitian ini ditemukan (1) pemanfaatan diksi berupa kata konotatif, kata konkret, kata sapaan khas dan nama diri, kata serapan, kata vulgar, kata dengan subjek realitas alam, dan kosa kata bahasa daerah, dengan total keseluruhan 89 data; (2) citraan berupa citraan penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan gerak, dengan total keseluruhan 96 data; (3) gaya bahasa berupa gaya bahasa pleonasme, tautologi, anafora, epistrofa, mesodiplosis, anadiplosis, klimaks, simile, metafora, sinestesia, personifikasi, metonimia, hiperbola, dan satire, dengan total keseluruhan 98 data; dan (4) Cerpen Pilihan Kompas 2016 (Tanah Air) dikatakan relevan dan dapat digunakan sebagai materi pembelajaran apresiasi prosa fiksi untuk kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan.Kata Kunci : diksi, citraan, gaya bahasa, stilistika, materi ajar