Penulis Utama : Atikah Habibatullah
NIM / NIP : H0413005
×

ABSTRAK


Pengamatan temperatur global sejak abad 19 menunjukkan adanya perubahan rata-rata temperatur yang menjadi indikator adanya perubahan iklim. Perubahan temperatur global ini ditunjukkan dengan naiknya rata-rata temperatur hingga 0,74oC antara tahun 1906 hingga tahun 2005. Temperatur rata-rata global ini diproyeksikan akan terus meningkat sekitar 1,8-4,0 oC di abad sekarang ini, dan bahkan menurut kajian lain dalam IPCC diproyeksikan berkisar antara 1,1-6,4 oC.Upaya untuk mengurangi resiko kerugian akibat iklim ekstrim menjadi bagian yang penting dalam bidang pertanian. Pemahaman informasi dan prakiraan cuaca/iklim/musim untuk para petani sangat diperlukan agar dapat dioperasionalkan di lapangan dan ini bisa dicapai melalui pendidikan non formal atau pertemuan dan pengalaman proses belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan program Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap ke-3 dilihat dari aspek context (konteks), input (masukan), process(proses), product (produk), mengetahui keefektifan program Sekolah lapang Iklim (SLI) tahap ke-3, dan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap ke-3.
Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di tiga lokasi pelaksanaan SLI tahap ke-3 yaitu Desa Soropadan Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung, Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, dan Desa Bedokaton Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik sensus, yaitu semua peserta petani SLI tahap ke-3 merupakan sampel yang berjumlah 25 petani di setiap lokasi, dengan jumlah total 75 petani. Analisis data mengggunakanmodel evaluasi CIPP.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan program Sekolah Lapang Iklim Tahap ke-3 dilihat dari aspek konteks capaian keberhasilannya adalah sangat efektif dengan nilai presentase di lokasi I Desa Soropadan 93% dan lokasi II Desa Wonosari Karanganyar 82%, (2) Penerapan program Sekolah Lapang Iklim Tahap ke-3 dilihat dari aspek input capaian keberhasilannya adalah sangat efektif dengan nilai presentase di lokasi I Desa Soropadan 93%, lokasi II Desa Wonosari Karanganyar 92% dan lokasi III Desa Bendokaton Pati 83%, (3) Penerapan program Sekolah Lapang Iklim Tahap ke-3 dilihat dari aspek proses capaian keberhasilannya adalah sangat efektif dengan nilai presentase di lokasi I Desa Soropadan 95%, lokasi II Desa Wonosari Karanganyar 92% dan lokasi III Desa Bendokaton Pati 87%, dan (4) Penerapan program Sekolah Lapang Iklim Tahap ke-3 dilihat dari aspek produk capaian keberhasilannya adalah sangat efektif dengan nilai presentase di lokasi I Desa Soropadan 100% dan lokasi II Desa Wonosari Karanganyar 89%. Sementara pencapaian keberhasilan pada lokasi III Desa Bendokaton Pati adalah cukup efektif dengan nilai presentase

 

×
Penulis Utama : Atikah Habibatullah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0413005
Tahun : 2018
Judul : Keefektifanprogram Sekolah Lapang Iklim (Sli) Tahap Ke-3 Melalui Model Evaluasi Cipp (Context, Input, Process, Product) Di Provinsi Jawa Tengah
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2018
Program Studi : S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian-H0413005-2018
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Sapja Anantanyu, SP., M.Si.
2. Arip Wijianto, SP., M.Si.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.