Penulis Utama : Zaky Zhilalan Fulki
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0814143
Tahun : 2018
Judul : Strategi Pengembangan Sentra Agroindustri Kerajinan Anyaman Pandan di Kabupaten Kebumen
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2018
Kolasi :
Sumber : Surakarta-F. Pertanian, Program Studi Agribisnis-H0814143-2018
Subyek : SENTRA AGROINDUSTRI, ANYAMAN PANDAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Kapasitas produksi untuk anyaman pandan setengah jadi di Kabupaten Kebumen sangat besar. Produk anyaman pandan setengah jadi kemudian langsung di jual ke Tasikmalaya dan Yogyakarta. Produk anyaman pandan jadi yang dapat dihasilkan sangat sedikit, jika pun ada produk-produk jadi tersebut jenis dan jumlah produksinya masih jauh dibandingkan daerah Tasikmalaya. Sehingga, nilai tambah tidak dapat dinikmati oleh pengrajin. Harga jual complong pun sangat rendah dari pengrajin yaitu sekitar Rp. 4.000 hingga Rp. 10.000 per complongnya dengan proses pembuatan 2-4 hari. Akhirnya, Kabupaten Kebumen yang telah
memproduksi anyaman pandan beratus-ratus tahun akan tetap sama saja dikenal sebagai penyedia bahan baku tanpa adanya perkembangan. Oleh sebab itu, selain memproduksi produk setengah jadi maka diharapkan para pengusaha dan pengrajin mampu memproduksi produk jadi dan memasarkannya. Hal ini penting supaya nilai tambah produk dapat dinikmati pengrajin dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin anyaman pandan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi kerajinan anyaman pandan diantara industri prioritas Kabupaten Kebumen ; mengidentifikasi faktorfaktor internal dan eksternal kerajinan anyaman pandan di Kabupaten Kebumen ; dan merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan sentra agroindustri kerajinan anyaman pandan di Kabupaten Kebumen. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan pencatatan. Metode analisis data menggunakan Metode
Perbandingan Eksponensial (MPE) dan Matriks SWOT.
Hasil penelitian posisi anyaman pandan diantara empat industri prioritas di Kabupaten Kebumen berada pada peringkat kedua dengan nilai MPE 244.376.374,001. Terdapat 11 alternatif strategi yang dapat dirumuskan untuk pengembangan sentra agroindustri kerajinan anyaman pandan di Kabupaten Kebumen yaitu: menggiatkan promosi anyaman pandan, pemberian pelatihan dan bantuan inovasi guna memajukan kerajinan anyaman pandan, pendampingan ekspor dan temu bisnis dengan buyers produk jadi anyaman pandan, penyuluhan dan pembinaan tentang menganyam di sekolah pada kelas ekstrakulikuler/ muatan lokal, meningkatkan interaksi antara peneliti, penyuluh, pemasar, penentu
kebijakan dan pengrajin, perluasan usaha melalui program desa wisata; memasarkan produk dengan mengangkat nilai-nilai produk dan kearifan lokal daerah, diversifikasi produk, menjalin kerjasama dengan industri produk handmade, penjadwalan produksi diluar panen dan musim hujan, mendirikan koperasi untuk meningkatkan produksi dan menstabilkan harga jual.
 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
publikasi.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Mohamad Harisudin, M.S.
2. Putriesti Mandasari, S.P., M.Si.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian