Penulis Utama : Briyan Zuhri Putra
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1211017
Tahun : 2018
Judul : Analisis Struktural Dan Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kumpulan Cerpen Catatan Orang Gila Karya Han Gagas Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Di Sma
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. KIP - 2018
Kolasi :
Sumber : UNS-P. KIP Jur. Studi Pendidikan Bahasa Indonesia-K1211017-2018
Subyek : STRUKTURAL, CERITA PENDEK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur (1) tema; (2) alur/plot; (3) latar/setting; (4) tokoh dan penokohan; (5) sudut pandang pada Kumpulan Cerpen Catatan Orang Gila karya Han Gagas; (6) nilai Pendidikan karakter pada Kumpulan Cerpen Catatan Orang Gila karya Han Gagas; dan (6) relevansi sebagai Materi ajar di SMA.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan struktural. Sumber data adalah Kumpulan Cerpen Catatan Orang Gila karya Han Gagas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi teori. Hasil temuan penelitian dengan kajian struktural menunjukkan adanya (1) Cerpen Si Gila: (a) tema sosial, (b) alur maju, (c) latar tempat; pinggir jalan dekat pos kamling, perempatan jalan, dan pasar, latar waktu; siang hari, latar sosial; kebencian masyarakat terhadap orang gila, (d) tokoh si Gila, Polisi, Orang pasar, dan Orang gila pertigaan lampu merah pojok polsek (e) sudut pandang orang pertama pelaku utama. (2) Cerpen Susuk Kekebalan: (a) tema sosial, (b) alur maju, (c) latar tempat; rumah Eyang Warok Wulunggeni, dan pelataran rumah Eyang Warok Wulunggeni, latar waktu; malam hari, latar sosial; ketegangan politik, (d) tokoh: Hargo, Karso, Eyang Warok Wulunggeni, Eyang Putri, dan Warok Wirodikdo (e) sudut pandang: orang pertama pelaku utama. (3) Cerpen Ibu Itu Kembali Menaburkan Bunga: (a) tema jasmaniah, (b) alur campuran, (c) latar tempat; makam, rumah Ibu, swalayan, halaman parkir, dan kamar Ibu, latar waktu; siang hari, latar sosial; unsur kekeluargaan dan kehidupan, (d) tokoh: Ibu, dan Anak Perempuan, (e) sudut pandang orang kedua pelaku utama. (4) Cerpen Topeng Satpol PP (a) tema sosial, (b) alur maju, (c) latar tempat; pasar trotoar, dan kantor, latar waktu; pagi hari, latar sosial; kehidupan orang-orang miskin semakin terpuruk oleh orang-orang kaya, (d) tokoh Nyoto, Kang Min, Sri, Komandan, Paijo, dan Karso, (e) sudut pandang orang kedua pelaku utama. (5) Cerpen Pembunuhan Wirogobel: (a) tema: sosial, (b) alur: maju, (c) latar tempat: jalan menaik, polsek, dan rumah Markunthil, latar waktu; siang hari, latar sosial; kekerasan dan kesewenang-wenangan petugas hukum terhadap rakyat, (d) tokoh: Markunthil, Briptu Nyoto, dan Istri Markunthil, (e) sudut pandang: orang kedua pelaku utama. (6) Nilai pendidikan karakter terdapat pada masing-masing cerpen. Penggunaan metode pengkajian karya sastra (cerpen) melalui analisis structural dapat menjadikan pembelajaran sastra di SMA lebih efektif dan efisien.
Kata kunci: struktural, cerita pendek, nilai pendidikan, pembelajaran sastra.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Bryan Zuhri P.pdf
COVER.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Amir Fuady, M.Hum.,
2. Chafit Ulya, S.Pd., M.Pd.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP