Penulis Utama : Fadliyah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S531508022
Tahun : 2018
Judul : Pengaruh Dosis dan Lama Pemberian Cokelat Cookies Kelor terhadap Kadar Hemoglobin dan Lingkar Lengan Atas Remaja Putri Anemia dan Kurang Gizi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2018
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Ilmu Gizi-S531508022-2018
Subyek : ANEMIA, KURANG GIZI, COKELAT COOKIES KELOR, LINGKAR LENGAN ATAS, REMAJA PUTRI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi di dunia dan prevalensi anemia di Indonesia sebesar 10,4% remaja putri dengan umur 15-24 tahun. Sebesar 52,5% remaja putri di Provinsi Jawa Timur dengan usia yang sama berisiko mengalami kurang gizi (LiLA <22>Metode Penelitian: Lima puluh lima remaja putri anemia dan kurang gizi di 5 SMA/SMK di Kota Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian randomized control trial ini dan dibagi secara random menjadi 3 kelompok: 18 orang kelompok kontrol (K) diberi 75 g cokelat cookies (CC), 18 orang kelompok perlakuan 1 (P1) diberi 75 g cokelat cookies kelor (CCK) yang mengandung 4 g tepung daun kelor dan 19 orang kelompok P2 diberi 75 g CCK yang mengandung 8 g tepung daun kelor. Cookies diberikan setiap hari selama 60 hari dan kadar Hb maupun LiLA diukur sebelum, 30 dan 60 hari setelah perlakuan. Data asupan zat gizi diperoleh dengan menggunakan food recall 24 jam. Analisis statistik menggunakan One-Way ANOVA, Kruskal-Wallis, Chi-Square, Fisher, Two-Way MANOVA, regresi logistik ganda, post hoc Bonferroni dan Games-Howell dengan p<0>Hasil Penelitian: Rerata kadar Hb dan LiLA awal pada kelompok K (9,35±0,99 g/dL; 20,58±1,61 cm) lebih rendah daripada kelompok P1 (9,71±0,66 g/dL; 21,04±1,29 cm) dan P2 (9,41±0,84 g/dL; 21,05±1,25 cm). Kelompok K memiliki rerata kadar Hb 11,18±2,13 g/dL dan 12,34±1,98 g/dL pada kelompok P1 setelah 60 hari perlakuan sedangkan 12,36±1,51 g/dL pada kelompok P2 setelah 30 hari perlakuan. Selain itu, pemberian kedua cookies juga meningkatkan LiLA 0,51±0,21 cm pada kelompok K, 0,29±0,03 cm pada kelompok P1 dan 1±0,69 cm pada kelompok K2 setelah 60 hari perlakuan.
Simpulan: Pemberian CCK dengan 8 g tepung daun kelor meningkatkan  kadar Hb lebih cepat dari pada pemberian CCK dengan 4 g tepung daun kelor dan paling efektif untuk meningkatkan LiLA setelah 60 hari perlakuan pada remaja putri dengan anemia dan kurang gizi.

Kata Kunci : anemia, kurang gizi, cokelat cookies kelor, lingkar lengan atas, remaja putri

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
SURAT PERNYATAAN.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Lilik Retna Kartikasari, M.P., M.Agr.Sc., Ph.D.
2. Dono Indarto, dr., M.Biotech.St., Ph.D., AIFM.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana