Penulis Utama : Taufiq Cahya Sudirman
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0311067
Tahun : 2018
Judul : Perubahan Sosial atas Lokananta Sebagairuang Publik Kota Solo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Sosial dan Politik - 2018
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Sosial dan Politik Jur. Sosiologi - D0311067 - 2018
Subyek : LOKANANTA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Kota   Solo   dikenal   sebagai   Kota   Budaya   karena   merupakan   Pusat Kebudayaan   Jawa   dan   masyarakatnya   mampu   memelihara   predikat   tersebut diiringi  dengan  tindakan  nyata  dalam  mengembangkannya. Kota  Solo  kaya  akan peninggalan  bernilai  budaya  pula,  dalam  literasi  yang  ada  tercatat  total  terdapat 172  bangunan  dan  kawasan  yang  telah  ditetapkan  sebagai  cagar  budaya  oleh Dinas  Tata  Ruang  Kota  (DTRK)  Solo  sesuai  UU  No.11/2010.Beberapa  Cagar Budaya  di  Kota  Solo  mulai  beralih  menjadi  ruang  publik  demi  memajukan  Kota Solo  dalam  bingkai  Identitas  Kota  Solo  sebagai  Kota  Budaya,  salah  satunya Lokananta.Lokanantamerupakan salahsatu perusahaan rekaman musik tertua di Kota  Solo  dan  satu-satunya  perusahaan  rekaman  musik  milik  negara. Perubahan Sosial   yang   ada   Lokananta   dari   dulu   hingga   sampai   sekarang   terdapat   di penelitian  ini  dengan  menggunakan  teori  definisi  sosial  dengan  tindakan  sosial sebagai teoritisnya. Penelitian  ini  merupakan  studi  kasus  tunggal  dengan  sajian  deskriptif kualitatif.  Data  diambil  dengan  teknik  wawancara  mendalam,  observasi,  dan dokumentasi.   Sedangkan   teknik   pemilihan   informan   menggunakansnowball sampling.Untuk   menjamin   validitas   data,digunakan   triangulasi   sumber, sedangkan analisis data menggunakan analisis model interaktif. Dari hasil penelitian disimpulkanLokananta merupakan milik negara oleh karena   itu   visi   misinya   untuk   memenuhi   kebudayaan   Indonesia   sehingga cenderung lagu-lagu budaya seperti Gending, Keroncong. Selain tujuan pendirian lokananta  sendiri  adalah  memenuhi  kebutuhan  bahan  siaran  RRI  di  seluruh Indonesia  yang  waktu  itu  ada  26  stasiun.  Lokananta  mengemban  visi  yang tertanam   yaitu   penyebarluasan   budaya   yang   mengorbitkan mayor   labeldi Indonesia  dan  misi  menggali,  membina,  melestarikan,  dan  menyebarluaskankesenian / kebudayaan nasional. Tujuan Lokananta dengan kenyataan yang terjadi di lapangan berbeda, yakni bukan hanya  penyebarluasan karya melainkan pernah menjadi  tempat  percetakan  hingga  sekarang,  sering  menjadi  tempat  pertunjukan musik,  Kemudian  di  Lokananta  juga  terjadi  kegiatan  ekonomi,  salah  satunya adalah  acara  Record  Store  Day  yang  diadakan  setiap  tahunnya  dengan  menjual kembalirilisan-rilisan berbentuk Vinyl, Tape Recorder, hingga Compact Disc.Terjadinya berbagai bentuk perubahan yang melekat di Lokananta menjadi Lokananta seperti sekarang ini berubah dari struktur dan fungsi seiring perubahan zaman yang sedang terjadi. Lokananta mengamaliberbagai perubahan-perubahan yang mengiringi perjalanannya. Lokananta yang pada awalnya merupakan sebuah perusahaan  rekaman  negara  kini  nampak  beralih  sebagai  ruang  publik  kota  yang di  dalamnya  mulai  nampak  terdapat  reproduksi  budaya  dengan  berbagai  aspek
viyang menyertainya. Perubahan diLokananta tersebut sudah menglami pendekatan terkait ruang publik yang menjadi ciri khas dari keberadaan kota.
Kata Kunci : Lokananta, Cagar Budaya, Perubahan.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman depan.pdf
Bab_1.pdf
Bab_2.pdf
Bab_3.pdf
Bab_4.pdf
Bab_5.pdf
Surat pernyataan persetujuan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Akhmad Ramdon, S.Sos., M.A
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP