Penulis Utama : Risda Anissa Utami
NIM / NIP : H0814119
×

ABSTRAK

Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia pada tahun 2016 setelah negara Brazil, Vietnam, dan Kolumbia. Dari sekian banyak jenis kopi, secara umum ada dua jenis kopi yang dipasarkan di Indonesia yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kopi robusta memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kopi jenis arabika, yaitu tanaman kopi robusta dapat tumbuh dan bertahan pada setiap iklim. Produksi kopi robusta tertinggi di provinsi Jawa Tengah berada di Kabupaten Temanggung. Petani kopi robusta di Kabupaten Temanggung sebagian besar masih mengandalkan peran tengkulak dalam memasarkan produknya. Keterbatasan kemampuan dan permodalan menyebabkan pengolahan pasca panen yang dilakukan petani sebagian besar hanya sampai menjadi kopi kering (green bean), bahkan masih ada petani yang menjual kopi cherry yang dipetik asalan karena terdesak oleh kebutuhan ekonomi keluarga. Kegiatan promosi yang dilakukan petani umumnya masih sangat minim dan terbatas apalagi jika petani hanya menjual melalui perantara tengkulak, hampir tidak ada upaya promosi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam pemasaran yang dihadapi petani kopi robusta di Kabupaten Temanggung ; mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman dalam pemasaran yang dihadapi petani kopi robusta di Kabupaten Temanggung ; dan merumuskan alternatif strategi pemasaran kopi robusta yang dapat direkomendasikan kepada petani kopi robusta di Kabupaten Temanggung. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan pencatatan. Metode analisis data menggunakan Matriks IFE, Matriks EFE, Diagram Analisis SWOT, dan Matriks SWOT.

Hasil penelitian berdasarkan skor matriks IFE diketahui kekuatan terbesar ialah kopi robusta Temanggung memiliki cita rasa yang khas dan kelemahan terbesar yaitu ketersediaan permodalan terbatas. Skor matriks EFE menunjukkan peluang terbesar adalah perkembangan teknologi informasi bagi pengembangan pemasaran dan ancaman terbesar ialah ketergantungan petani terhadap tengkulak.tinggi. Berdasarkan analisis diagram SWOT, pemasaran kopi robusta di Kabupaten Temanggung berada pada kuadran I (progresif). Alternatif strategi pemasaran kopi robusta di Kabupaten Temanggung sebagai berikut pengembangan agrowisata berbasis kopi ; perluasan jangkauan pasar dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ; dan pengadaan unit pengolahan pasca panen kopi robusta di tingkat kelompok tani.

 

×
Penulis Utama : Risda Anissa Utami
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0814119
Tahun : 2018
Judul : Strategi Pemasaran Kopi Robusta di Kabupaten Temanggung
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak.Pertanian - 2018
Program Studi : S-1 Agribisnis
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian. Jur. Agribisnis-H0814119-2018
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Heru Irianto, M.M.
2. Mei Tri Sundari, S.P., M.Si.,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.