Penulis Utama : Mochamad Ighfir Sukardi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S111602004
Tahun : 2018
Judul : Permainan Bunyi dan Penyimpangan Makna sebagai Upaya dalam Membangun Humor pada Wacana Meme (Kajian Semantik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2018
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Linguistik-S111602004-2018
Subyek : HUMOR, MEME, PENYIMPANGAN MAKNA, PERMAINAN BUNYI.
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang permainan bunyi dan penyimpangan makna sebagai upaya membangun humor dalam wacana meme. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menjelaskan teknik permainan bunyi yang dimanfaatkan dalam membangun humor pada wacana meme dan pola serta bentuk permainan bunyi digunakan dalam wacana meme, (2) untuk menjelaskan aspek bahasa yang dimanfaatkan dalam menyimpangkan makna dan pola penyimpangan  makna digunakan dalam wacana meme, (3) untuk menjelaskan potensi permainan bunyi dan penyimpangan makna dalam membangun humor pada wacana meme, dan (4) untuk menjelaskan fungsi humor yang dibangun dari permainan bunyi dan penyimpangan makna dalam wacana meme.

Penelitian ini menggunakan kajian semantik dengan pendekatan semantik kombinatorial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah meme yang terdapat pada web Meme Comik Indonesia. Data dalam penelitian ini adalah wacana meme yang mengandung permainan bunyi dan penyimpangan makna. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tenik simak dan catat. Data diklasifikasi berdasarkan teknik permainan bunyinya dan aspek bahasa yang dimanfaatkan  dalam penyimpangan  makna.  Data  dianalisis  menggunakan  metode padan referensial dengan teknik dasar hubung banding (Mahsun, 2014), yaitu menghubung-bandingkan permainan bunyi dan penyimpangan makna dengan referennya.

Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  permainan  bunyi  yang  dominan dimanfaatkan adalah teknik  substitusi,  sedangkan pola permainan  bunyi do minan menggunakan pola sasaran dalam bentuk verbal didampingi penjelas dalam bentuk verbal. Selanjutnya, bentuk permainan bunyi yang dominan muncul adalah bentuk penyimpangan. Hasil terkait penyimpangan makna menunjukkan bahwa aspek bahasa homonimi cenderung dimanfaatkan untuk menciptakan penyimpangan makna daripada aspek bahasa yang lain. Permainan bunyi memiliki potensi untuk membangun humor dengan cara menghadirkan dua kata dengan tingkat kemiripan yang tinggi, tetapi memiliki kandungan makna yang jauh berbeda bahkan cenderung kontras. Penyimpangan makna memiliki potensi untuk membangun humor dengan cara menghadirkan makna kedua untuk mengejutkan pembaca. Terakhir, ditemukan empat fungsi humor dalam meme meliputi: meliputi: (1) Hiburan. (2) Tanggapan. (3) Kritik. (4) Menentang.

Kata kunci: humor, meme, penyimpangan makna, permainan bunyi.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman depan.pdf
Bab I.pdf
Bab II.pdf
Bab III.pdf
Bab IV.pdf
Bab V.pdf
pernyataan.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sumarlam, Ms.,
2. Dr. Sri Marmanto, M.Hum.,
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana