Penulis Utama : Nurul Hazimah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C9414040
Tahun : 2017
Judul : Peran Balai Konservasi Borobudur dalam Konsep dan Aplikasi Ekowisata di Candi Borobudur
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ilmu Budaya - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ilmu Budaya Prog. DIII Usaha Perjalanan Wisata-C9414040-2017
Subyek : PERAN, BALAI KONSERVASI BOROBUDUR, EKOWISATA, CANDI BOROBUDUR
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Balai  Konservasi  Borobudur merupakan  Unit  Pelaksana  Teknik  (UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bertempat di Magelang. Tugas utama Balai Konservasi Borobudur adalah sebagai pengelola zona I Candi Borobudur yang meliputi bangunan candi. Dalam pengelolaannya, Balai Konservasi Borobudur memperhatikan kelestarian Candi Borobudur dengan mulai menerapkan konsep ekowisata. Pembagian zonasi yang ditetapkan di kawasan Borobudur menjadikan Balai Konservasi harus mampu menjadi instansi yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bersama dengan instansi lain mengupayakan pelestarian Candi Borobudur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menjelaskan data yang diperoleh dari observasi dengan praktek kerja (magang) yang dilakukan di Balai Konservasi Borobudur pada 3 Januari – 7 April 2017, dengan   teknik   pengumpulan   data   dengan   melakukan   metode   observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan pihak Balai Konservasi Borobudur dan studi pustaka untuk mendapatkan data dari koleksi perpustakaan, brosur, dan dokumen instansi. Penelitian ini menjelaskan tentang pengelolaan ekowisata di Candi Borobudur, menjelaskan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan ekowisata di Candi  Borobudur,  dan  upaya  perlindungan,  pengembangan,  dan  pemanfaatan Candi Borobudur yang dilakukan oleh Balai Konservasi Borobudur dalam konsep dan aplikasi ekowisata di Candi Borobudur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Candi Borobudur dikelola oleh dua instansi yaitu Balai Konservasi Borobudur dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sesuai dengan zonasi yang diterapkan. Kendala dalam pengelolaan ekowisata dibedakan menjadi kendala internal mengenai kinerja instansi pengelola, dan kendala eksternal yaitu diluar kinerja pengelola.   Peran   Balai   Konservasi   Borobudur   diketahui   dari   upaya   yang dilakukan melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Candi Borobudur.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Depan.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
Lembar Persetujuan Publikasi.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Suharyana, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya