Penulis Utama : Seliana Apriani
NIM / NIP : C9414048
×

Kampung  Jayengan  Tengah  dikenal  sebagai  tempat  bermukimnya  para pengrajin permata dari Suku Banjar, Martapura, Kalimantan Selatan yang telah bermukim sejak awal abad 19. Keterampilan mengasah permata dan batu mulia diperoleh   secara   turun   temurun   langsung   dari   suku   Banjar   dan   masih dipertahankan oleh para pengrajin hingga saat ini. Para pengrajin permata di Jayengan berusaha untuk mengembangkan Jayengan sebagai kampung kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi, partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kampung Permata, dan strategi pengembangan Jayengan Kampung Permata sebagai wisata industri kreatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dengan mengamati secara langsung aktivitas masyarakat dalam pengembangan wisata di Jayengan Kampung Permata. Metode wawancara untuk menggali informasi yang berkaitan dengan obyek penelitian. Metode  studi  pustaka  digunakan  sebagai  bahan  pendukung  referensi  dalam analisis penelitian. Studi dokumen dilakukan untuk melengkapi data penelitian. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Jayengan Kampung Permata memiliki potensi wisata unggulan berupa kerajinan batu permata atau batu mulia, wisata budaya berupa tradisi pembagian bubur samin, kesenian hadrah, dan wisata religi lain, serta wisata kuliner berupa makanan khas Banjar dan Surakarta. Masyarakat antusias dengan adanya program yang dilakukan untuk mengembangkan Jayengan Kampung Permata menjadi destinasi wisata Kota Surakarta. Pengelola dapat mengembangkan Jayengan Kampung Permata dengan meningkatkan kualitas produk yang dimiliki. Kesimpulan   dari   penelitian   ini   yaitu   Jayengan   Kampung   Permata merupakan  destinasi  wisata  di  Kota  Surakarta  yang  memiliki  banyak  potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata industri kreatif satu- satunya di Kota Surakarta yang menghadirkan produk wisata berupa kerajinan batu permata, dengan menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama dalam melestarikan budaya yang dimiliki berupa kesenian hadrah, pembagian bubur samin  atau bubur khas  Banjar,  serta  adanya  bauran  budaya Jawa dan  Banjar menjadi modal sosial Jayengan untuk menjadi destinasi wisata.

×
Penulis Utama : Seliana Apriani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C9414048
Tahun : 2017
Judul : Strategi Pengembangan Jayengan Kampung Permata sebagai Destinasi Wisata Industri Kreatif Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ilmu Budaya - 2017
Program Studi : D-3 Usaha Perjalanan Wisata
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ilmu Budaya Prog. DIII Usaha Perjalanan Wisata-C9414048-2017
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Amad Saeroji, S.S., M.Sc.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.