Penulis Utama : Helmi Fakhruddin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012090
Tahun : 2015
Judul : Hubungan antara Obesitas dengan Risiko Terjadi Obstructive Sleep Apnea
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Kedokteran-Jur. Kedokteran-G0012090-2015
Subyek : OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA)
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Latar Belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas  dengan   faktor   risiko   terjadinya   Obstructive   Sleep   Apnea   (OSA). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta pada bulan Oktober sampai November 2015.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar populasi adalah 200 sedangkan besar sampel adalah 100 orang. Teknik sampling yang digunakan  purposive random sampling. Data diperoleh dengan instrumen penelitian kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin, pengukur berat badan, dan pengukur tinggi badan. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan Uji Chi Square pada taraf signifikasi ?= 0,05 dan interval kepercayaan 95%.
Hasil Penelitian: Dari penelitian ini diperoleh subjek yang menderita obesitas dengan mempunyai faktor risiko tinggi Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah 29 orang (78%) sedangkan jumlah subjek obesitas yang mempunyai faktor risiko rendah Obstructive Sleep Apnea (OSA) sebanyak 21 orang (33%) dari total 50 subjek   yang   mengalami   obesitas.   Sedangkan   jumlah   subjek   yang   tidak mempunyai obesitas tapi mempunyai faktor risiko tinggi Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah 8 orang (22%), lebih sedikit dari jumlah subjek yang tidak mengalami  obesitas  yang  mempunyai  faktor  risiko  rendah  Obstructive  Sleep Apnea (OSA) sebanyak 42 orang (67%). Sedangkan dari hasil analisis data didapatkan hasil X2 = 18,198 dan OR = 7,25; sehingga dapat disimpulkan secara statistik, bahwa penderita obesitas mempunya faktor risiko OSA 7,25 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak obesitas.
Simpulan: penelitian ini adalah terdapat adanya hubungan yang bermakna antara obesitas dengan risiko terjadinya Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Kata kunci: Obesitas – Obstruksi saluran napas atas – Obstructive Sleep Apnea (OSA)

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Depan.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Jatu Aphridasari, dr., Sp.P
2. Ilcni Hastuti, dr.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran