Penulis Utama : Avivatun Niswah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0113019
Tahun : 2017
Judul : Perilaku Lentur Pelat Beton Bertulang Dua Arah yang ditambal dengan Upr-Based Patch Repair Mortar dengan Variasi Letak Pembebanan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Teknik Teknik Sipil-F1315062-2017
Subyek : PELAT BETON BERTULANG DUA ARAH, UPR-MORTAR, PERILAKU LENTUR, SPALLING, PATCH REPAIR METHOD, PENGARUH LETAK PEMBEBANAN.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Pelat beton bertulang merupakan elemen horizontal struktur yang dibuat dari beton bertulang dengan dimensi tebal yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan dimensi panjang dan lebarnya. Pelat beton bertulang yang direncanakan memiliki ketahanan sampai masa layan tertentu seringkali mengalami kerusakan sebelum masa layannya tercapai. Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah spalling, terjadi akibat korosi tulangan beton sehingga meningkatkan volume karat pada tulangan yang menyebabkan selimut beton mengelupas. Metode penambalan (patching repair method) adalah salah satu metode perbaikan yang direkomendasikan untuk perbaikan beton akibat laju korosi yang merusak selimut beton. Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk perbaikan beton adalah UPR-Mortar. Penelitian ini mengkaji lebih lanjut mengenai pengaruh dari variasi letak pembebanan terhadap kompatibilitas lentur pelat beton bertulang dua arah yang ditambal dengan UPR-based patch repair mortar.

Metode penelitian ini adalah metode eksperimental dengan  benda uji pelat beton bertulang berukuran panjang 1350 mm, lebar 950 mm dan tinggi 80 mm, dengan tulangan baja ulir D 10 mm. Pengujian dilakukan pada umur beton 90 hari. Total benda uji sebanyak 6 buah dengan spesifikasi berupa pelat beton bertulang normal (P1) dengan pembebanan sentris, pelat yang diberi coakan tanpa repair (P2) dengan pembebanan sentris, pelat repair dengan pembebanan sentris (P3), pelat repair dengan pembebanan eksentris pada satu sumbu (P4), pelat repair dengan pembebanan eksentris pada dua sumbu (P5), dan pelat repair dengan pembebanan di antar repair dan beton (P6).

Hasil penelitian menunjukkan perbaikan menggunakan UPR-Mortar dengan variasi letak pembebanan mempengaruhi kemampuan pelat dalam menahan beban. Retak terjadi pada daerah pelat beton tanpa perbaikan UPR-Mortar. Perbaikan dengan UPR-Mortar meningkatkan kapasitas lentur ditunjukkan dengan peningkatan beban maksimum P3 sebesar 5,40% dibandingkan dengan P2 dan mampu mencapai 79,59?ri beban maksimum P1, meningkatkan daktilitas dibandingkan dengan pelat yang rusak meskipun belum mencapai daktilitas pelat normal yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai daktilitas P3 sebesar 108% dibandingkan dengan P2 dan mampu mencapai 98,42?ri daktilitas P1, serta meningkatkan indeks kekakuan pelat dibandingkan dengan pelat normal yaitu P3, P4, dan P5 berturut-turut sebesar 166%, 4%, dan 126%.

Kata kunci       : Pelat beton bertulang dua arah, UPR-Mortar, perilaku lentur,spalling, patch repair method, pengaruh letak pembebanan

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman depan.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
pernyataan.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Agus Supriyadi, M.T.
2. Prof. S.A. Kristiawan, S.T., M.Sc., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik