Penulis Utama : Ananta Kidung
Penulis Tambahan : 1. Guntur Riyanto
2. Suryanto
3.
NIM / NIP : S421708003
Tahun : 2019
Judul : Strategi Bertahan Hidup Nelayan Kecil dalam Menghadapi Dampak Pertambangan Timah di Laut Desa Rebo Kabupaten Bangka
Edisi : Cetakan ke I, Oktober 2019
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret: Pascasarjana - 2019
Kolasi : 12 hal.
Sumber : Prosiding Cetak- Peran Pascasarjana dalam Pengembangan IPTEKS terkait Pelestarian Kebudayaan Nasional di Era 4.0
Subyek : NELAYAN--DAMPAK PERTAMBANGAN--BANGKA
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978-623-90740-4-3
Abstrak :

Tulisan ini mengangkat permasalahan yang terjadi di Desa Rebo Kabupaten Bangka khususnya nelayan kecil yang “berjuang” dalam menghadapi dampak pertambangan timah di laut yang sudah dirasakan dalam 3 tahun belakangan ini. Masalah yang terjadi akibat ada pertambangan timah di laut adalah hasil tangkapan menurun, wilayah tangkap yang terganggu dan ekosistem di laut rusak. Topik ini menarik untuk dikaji karena munculnya strategi yang menarik yaitu strategi aktif dan pasif dari nelayan kecil untuk bertahan hidup di tengah-tengah pertambangan timah di laut baik yang dilakukan secara illegal dan legal. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh melalui kata-kata dan tindakan, sumber tertulis serta foto. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara secara mendalam. Subjek dalam penelitian ini adalah nelayan kecil di Desa Rebo Kabupaten Bangka. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa strategi bertahan hidup nelayan dalam menghadapi dampak pertambangan timah di laut adalah strategi aktif nelayan adalah berdiskusi atau melakukan audiensi dengan berbagai pihak baik pemerintah dan PT.Timah maupun mitra PT. Timah (Swasta) untuk membuat kesepakatan tertulis yang saling mendukung dan mengguntungkan. Strategi pasif nelayan kecil adalah dari kesepakatan yang sudah disepakati nelayan kecil menerima dana kompensasi dari perusahaan PT. Timah dan Mitra nya sebesar 1000/Kg per produksi timah untuk kelompok nelayan kecil yang akan dibayarkan ke kelompok nelayan kecil per 3 bulan sekali. Kemudian yang kedua Perusahaan PT. Timah dan Mitra memberikan dana CSR yaitu bantuan berupa peningkatan armada tangkap, mesin tangkap dan alat tangkap.

Kata kunci : strategi bertahan hidup, nelayan kecil, pertambangan timah laut

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen Karya Dosen : 44. Ananta Kidung.pdf
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. -
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana