Penulis Utama : Maria Ana Widyaningrum
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S111408010
Tahun : 2017
Judul : Strategi Kesantunan Dan Pelanggaran Prinsip Kerjasama Dalam Talk Show Rumpi (No Secret) Di Trans Tv (Tinjauan Pragmatik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana-Prodi Magister Linguistik Minat Utama Linguistik Deskriptif-S111408010-2017
Subyek : STRATEGI KESANTUNAN DAN PELANGGARAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis- jenis strategi kesantunan dan pelanggaran prinsip kerja sama Feni Rose dan narasumber dalam talkshow Rumpi (No Secret) di Trans TV. Penelitian ini juga bermaksud  untuk  menggambarkan  penggunaan  strategi  kesantunan  pembawa acara dan narasumber.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah video talkshow Rumpi (No Secret) yang ditranskripsikan. Data penelitian ini berupa tuturan pembawa acara dan narasumber yang mengandung  strategi  kesantunan  dan  pelanggaran  prinsip  kerja  sama. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik penyediaan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa percakapan yang dilakukan oleh pembawa acara dan narasumber di acara Rumpi (No Secret), dalam strategi kesantunan  tuturan  pembawa  acara  lebih  lugas,  pembawa  acara  memberikan
simpati kepada narasumber, pembawa acara sering melucu untuk mencairkan suasana, pembawa acara sering memberikan pertanyaan model tertutup. Pelanggaran prinsip kerjasama yang dilakukan narasumber pelanggaran satu maksim yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim cara dan maksim relevan; pelanggaran dua maksim yaitu maksim kuantitas dan maksim cara, maksim kualitas dan maksim cara, maksim kuantitas dan maksim relevan, maksim kuantitas dan maksim kualitas, maksim relevan dan maksim cara; pelanggaran tiga maksim yaitu maksim kuantitas, maksim relevan dan maksim cara; maksim kuantitas, maksim kualitas dan maksim cara; maksim kualitas, maksim relevan dan  maksim  cara.  Terdapat  18  implikatur  akibat  adanya  pelanggaran  prinsip
kerjasama yaitu belum siap wawancara, menyalahkan, mengkritik, memberitahukan, mengungkapkan kesedihan, menyatakan, melarang, menolak, menyatakan lelucon, menyindir, membenarkan,  menjelaskan, bingung, berhati- hati menjawab, mengevaluasi, merasa kesal, mencurigai, dan menegaskan.
Dari hasil analisis, diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, strategi kesantunan yang sering digunakan oleh pembawa acara dan narasumber adalah strategi kesantunan positif. Penggunaan strategi bertutur oleh narasumber oleh narasumber berdampak terjadinya pelanggaran prinsip kerjasama. Pelanggaran yang sering dilakukan adalah pelanggaran dua maksim yaitu maksim kuantitas dan maksim cara. Pelanggaran maksim yang terjadi bukan berarti bahwa narasumber tidak mau bekerjasama dengan pembawa acara, melainkan untuk keperluan kesantunan dan menjaga hubungan sosial antara keduanya

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Surat Pernyataan.pdf
JURNAL PRASASTI.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sumarlam, M.S
2. Dr. Sri Marmanto, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana