Penulis Utama : Rofi’ah Nugraheni
Penulis Tambahan : 1. -
2.
NIM / NIP : S531808043
Tahun : 2019
Judul : Kejadian Obesitas pada Anak Kaitannya dengan Gizi pada Awal Kehidupan
Edisi : Cetakan ke I, Oktober 2019
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret: Pascasarjana - 2019
Kolasi : 7 hal.
Sumber : Prosiding Cetak- Peran Pascasarjana dalam Pengembangan IPTEKS terkait Pelestarian Kebudayaan Nasional di Era 4.0
Subyek : GIZI ANAK; ANAK DAN OBESITAS
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978-623-90740-4-3
Abstrak :

Masalah gizi ganda menjadi masalah yang sangat serius saat ini karena dapat mempengaruhi kesehatan seseorang secara menyeluruh. Obesitas pada anak merupakan faktor risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular di masa dewasa. Penyebab utama obesitas anak adalah keseimbangan energi positif yang merupakan akibat dari kelebihan asupan energi yang tidak diimbangi dengan aktivitas fisik. Tinjauan literatur ini membahas obesitas pada anak dan kaitannya dengan gizi pada awal kehidupan. Data dikumpulkan melalui hasil penelitian dan tinjauan literatur yang dipublikasikan di portal PubMed sejak tahun 2009 hingga tahun 2018 tentang kaitan obesitas anak dengan gizi pada awal kehidupan. Tinjauan literatur tentang asupan protein dari usia 0?18 tahun menemukan bukti meyakinkan bahwa asupan protein yang lebih tinggi sebelum usia 2 tahun dikaitkan dengan peningkatan pertumbuhan dan IMT yang lebih tinggi. Selama 1000 HPK ini, terdapat tiga fase penting, yaitu masa kehamilan, masa pemberian ASI eksklusif/susu formula (0-6 bulan), dan masa pemberian makanan pendamping (6-24 bulan). Ketiga fase inilah yang memegang peran penting dalam timbulnya risiko obesitas di kemudian hari. Asupan tinggi protein pada awal kehidupan berhubungan dengan penimbunan jaringan adiposa yang berdampak pada obesitas. Penimbunan jaringan adiposa berhubungan dengan kenaikan kurva IMT setelah usia 6 tahun. Pada fase awal, asupan tinggi protein menyebabkan penimbunan jaringan adiposa yang sedikit, namun penimbunan adiposa sejak awal tersebut menyebabkan IMT meningkat secara cepat. Faktor-faktor risiko selama awal kehidupan yang menjadi penyebab obesitas anak adalah gestasional diabetes, peningkatan berat badan yang berlebihan selama kehamilan, dan pemberian susu formula, serta pengenalan makanan pendamping yang terlalu dini. Oleh karena itu, pencegahan obesitas anak harus dilakukan sejak awal kehidupannya agar tercipta status kesehatan yang optimal di kemudian hari.

Kata Kunci: obesitas anak, 1000 HPK, asupan protein, balita, gizi awal kehidupan.

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : 69. Rofiah N.pdf
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. -
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana