Penulis Utama : Safa’ah Marbangun
NIM / NIP : C0112050
×

ABSTRAK

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimanakah wujud alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS, (2) bagaimanakah fungsi alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS dan (3) apakah faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS, (2) mendeskripsikan fungsi alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS dan (3) menjelaskan hal-hal yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data dalam penelitian adalah Cerbung berjudul Mulih Ndesa ini merupakan karya Suryadi WS yang dimuat secara teratur dalam majalah berbahasa Jawa, Panjebar Semangat. Mulai dari edisi nomor 27 yaitu tanggal 4 Juli 2015 sampai dengan edisi nomor 52 tanggal  26  Desember  2015,  dan  terdiri  dari  26  episode  yang  dimuat  secara berturut-turut.
Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis distribusional dan metode padan. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode penyajian informal.
Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa dalam tuturan cerbung Mulih Ndesa ditemukan berupa alih kode intern, yakni (1) alih kode bahasa Jawa ragam Krama ke bahasa Jawa ragam Ngoko, (2) alih kode bahasa Jawa ragam Ngoko ke bahasa Jawa ragam Krama, alih kode ektern: (1) alih kode bahasa Jawa ke bahasa Arab. Bentuk campur kode yang ditemukan yakni berupa penyisipan: (1) kata, (2) frasa, (3) perulangan kata, (4) baster, (5) klausa. Fungsi alih kode dalam cerbung Mulih Ndesa adalah (1) menghormati mitra tutur, (2) membangkitkan rasa humor, (3) mengubah situasi resmi menjadi tak resmi, (4) menunjukkan rasa kaget. Fungsi campur kode adalah (1) menghormati mitra tutur atau objek yang dibicarakan, (2) mempermudah komunikasi, (3) lebih prestis, (4) menunjukkan identitas diri, (5) meyakinkan mitra tutur. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode dalam cerbung Mulih Ndesa yaitu penutur, mita tutur, situasi tutur, hal yang dituturkan, dan tujuan tutur.

Kata kunci: alih kode, campur kode, cerbung, sosiolinguistik

 

×
Penulis Utama : Safa’ah Marbangun
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0112050
Tahun : 2017
Judul : Alih Kode dan Campur Kode Bahasa Jawa dalam Cerbung Mulih Ndesa Karya Suryadi Ws (Suatu Kajian Sosiolinguistik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FIB - 2017
Program Studi : S-1 Sastra Jawa
Kolasi :
Sumber : UNS- F. Ilmu Budaya, Prog. Studi Satra Daerah - C0112050-2017
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sujono, M.Hum.,
2. Dr. Wakit Abdullah, M.Hum.,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.