Penulis Utama : Siti Nur Janah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.0299101
Tahun : 2003
Judul : Analisis pengaruh perubahan consumer price, deposit rate, dan money terhadap kurs (study banding Rupiah, Ringgit Malaysia, Bath Thailand, dan Peso Philipina)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Manajemen-F.0299101-2003
Subyek : KURS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAKSI Perekonomian dunia yang semakin berkembang mempengaruhi setiap negara untuk semakin terbuka terhadap keberadaan negara lain, dimana antara satu negara dengan negara lain mempunyai ketergantungan dalam memenuhi semua kebutuhannya. Dalam hubungannya dengan negara lain dibutuhkan satu mata uang untuk bertransaksi. Perbedaan mata uang antara suatu negara dengan negara lain menjadikan munculnya harga mata uang suatu negara terhadap negara lain yang disebut kurs. Banyak faktor yang mempengaruhi perubahan kurs, dilihat dari pendekatan moneter, faktor-faktor yang mempengaruhi kurs tersebut seperti inflasi yang tercermin dalam perubahan consumer price, suku bunga, dan perubahan jumlah uang beredar yang tercermin dalam perubahan money supply. Dengan latar belakang ini maka dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Pengaruh Perubahan Consumer Price, Deposit Rate, Dan Money Terhadap Kurs” (Study Banding Rupiah, Ringgit Malaysia, Bath Thailand, dan Peso Philipina) Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan metode regresi kuadrat terkecil atau OLS (ordinary least square) dan selanjutnya dilakukan serangkaian pengujian yang meliputi uji secara statistik baik pengujian individu, pengujian secara serempak maupun pengujian koefisien determinasi. Pengujian yang kedua adalah pengujian ekonometrik terhadap kemungkianan masalah multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat  = 5%, variable consumer price berpengaruh positif terhadap kurs. Variable deposit rate di semua negara berpengaruh negatif terhadap kurs, sedangkan variable money berpengaruh negatif terhadap kurs. Untuk Indonesia dan Thailand t-statistik yang signifikan adalah variable consumer price dan deposit rate, sedangkan untuk Malaysia dan Philipina t-statistik yang signifikan adalah variable deposit rate dan money. Didapati F-test untuk semua negara adalah signifikan pada derajat keyakinan 95%. Nilai R2 untuk Indonesia yaitu 49.7%, Malaysia 66.4%, Thailand 50.4%, dan Philipina 54.3%. sedangkan pengujian secara ekonometrik ternyata dalam model tidak terjadi masalah multikolinearitas, heteroskedastisitas, maupun autokorelasi. Kesimpulan yang didapat dari penelitian yaitu mata uang rupiah dan bath memiliki karakteristik yang sama, yaitu sama-sama dipengaruhi variable consumer price dan deposit rate. Sedangkan mata uang ringgit dan peso memiliki karakteristik yang sama, yaitu sama-sama dipengaruhi variable deposit rate dan money.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
SITI NUR.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Mahastuti Agung,Msi
Catatan Umum : 159/2004
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis