Penulis Utama : Edy Yulianto
Penulis Tambahan : 1. Ignatius Agung Satyawan
2. Prahastiwi Utari
3.
NIM / NIP : S221708001
Tahun : 2019
Judul : Dukungan Teknologi Komunikasi di Daerah Rawan Bencana: Studi Kasus Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Kota Palu, Indonesia
Edisi : Cetakan ke I, Oktober 2019
Imprint : Surakarta - UNS: Pascasarjana - 2019
Kolasi : 10 hal.
Sumber : Prosiding Cetak-Prosiding Seminar Nasional III Peran Pascasarjana dalam Pengembangan IPTEKS terkait Pelestarian Kebudayaan Nasional di Era 4.0
Subyek : GEMPA BUMI--INDONESIA; TSUNAMI--INDONESIA
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978 -623-90740-4-3
Abstrak :

The present study was aimed to investigate to what extent the communication technology

support in facing the danger of natural disaster in Indonesia regions. A 7.4 magnitude

earthquake and tsunami with damage scale of IV-VI MMI devastated electricity network

infrastructure and shut down the communication network infrastructure throughout Palu

city, Central Sulawesi. As many as thirty respondents were interviewed to give

information about how people could make communication during the emergency

responses. The findings revealed that a number of cellular technology devices such as

two-way radio system and satellite phone were two reliable devices to use during the

emergency response coordination. In addition, the use of mobile BTS technology could be

used to cover the needs of communication for people living in prone-disaster areas.

Keywords: communication technology, earthquake, case study, Indonesia

 

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana dukungan teknologi komunikasi

dalam menghadapi bahaya bencana alam di wilayah Indonesia. Gempa bumi

bermagnitudo 7,4 yang disertai tsunami dengan skala kerusakan IV - VI MMI merusak

infrastruktur jaringan listrik dan mengakibatkan kelumpuhan infrastruktur jaringan

komunikasi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebanyak tiga puluh responden

diwawancarai untuk memberikan keterangan bagaimana orang-orang dapat

berkomunikasi saat masa tanggap darurat. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah

perangkat teknologi komunikasi seluler seperti sistem radio dua arah dan telephone satelit

masih merupakan alat yang dapat diandalkan dalam koordinasi tanggap darurat. Selain

itu, penggunaan teknologi BTS mobile dapat digunakan sebagai pilihan untuk memenuhi

kebutuhan komunikasi bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. 

Kata kunci:  teknologi komunikasi, gempa bumi, study kasus, Indonesia

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen Karya Dosen : 6. Edy Y.pdf
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana