Penulis Utama : Alfa Tegar Augusta
NIM / NIP : I0512006
×

Abstrak

Sorbitol digunakan sebagai pemanis makanan, pelembab, bahan baku pasta gigi, vitamin C, dan bahan baku industri kimia lain. Untuk pemenuhan kebutuhan sorbitol di dalam negeri dan dunia, maka direncanakan pendirian pabrik sorbitol dari glukosa. Pabrik sorbitol dengan kapasitas 30.000 ton/tahun direncanakan didirikan di daerah Kendal, Kabupaten Semarang dengan luas 3.774 m2.
Produk yang dihasilkan adalah sorbitol cair dengan kemurnian 70%. Bahan baku yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 kg produk adalah 1,65 kg larutan glukosa 40%-berat, 0,0077 kg hidrogen (kemurnian 99,9%), dan 0,0827 kg air. Proses produksi juga menyisakan air sebanyak 0,7439 kg/kg produk yang dapat digunakan kembali sebagai air proses. Proses diawali dengan pengenceran larutan glukosa menggunakan air menjadi 40%-berat. Larutan glukosa kemudian dicampur dengan gas hidrogen dengan perbandingan mol 1:33. Campuran selanjutnya masuk ke dalam reaktor trickle bed yang berisi katalis Raney nickel pada suhu operasi 130-
153 °C dan tekanan 60  atm untuk menghidrogenasi  glukosa menjadi  sorbitol dengan konversi 99,8%. Larutan sorbitol    dipisahkan dari gas hidrogen menggunakan separator dan dipekatkan menggunakan evaporator menjadi 70%- berat dan disimpan dalam tangki untuk kemudian didistribusikan ke konsumen.
Utilitas pabrik, antara lain listrik sebesar 0,0561 kWh/kg produk disuplai dari PLN. Kebutuhan air proses dan pendingin sebanyak 0,4792 l/kg produk disuplai dari PDAM. Steam sebesar 0,8533 kg steam/kg produk bersuhu 150 oC (4,7 atm). Kebutuhan udara tekan 0,0264 m3/kg produk dengan tekanan 4 atm (35 oC). Industrial Diesel Oil sebagai bahan bakar dibutuhkan sebanyak 0,0995 l/kg produk.
Bentuk perusahaan dipilih Perseroan Terbatas (PT), struktur organisasi line and staff, dan sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non shift.
Pabrik direncanakan mulai dikonstruksi 2018 dan beroperasi pada 2020. Harga bahan baku glukosa  $ 0,46/kg produk, hidrogen $ 0,028/kg produk, katalis Raney nickel  $ 0,0001665/kg produk, air $ 0,0000674/kg produk. Produk dijual dengan harga $ 0,98/kg. Modal tetap pabrik sebesar Rp 53.591.975.640 dan biaya produksi total sebesar Rp 355.092.674.823. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa ROI sebelum  pajak  66,42%,  setelah  pajak  49,82%,  POT  sebelum  dan sesudah pajak adalah 1,31 tahun dan 1,67 tahun, BEP 46,49% dan SDP 36,02%. Sedangkan DCF sebesar 24,15%. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik sorbitol dari glukosa dengan proses hidrogenasi katalitik kapasitas 30.000 ton/tahun layak didirikan.

×
Penulis Utama : Alfa Tegar Augusta
Penulis Tambahan : 1. Janu Ganang Prakoso
2.
NIM / NIP : I0512006
Tahun : 2017
Judul : Prarancangan Pabrik Sorbitol dari Glukosa dengan Proses Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 30.000 Ton/Tahun
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2017
Program Studi : S-1 Teknik Kimia
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Teknik Jur. Teknik Kimia-I0512006-2017
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Mujtahid Kaavesinna, S.T., M.T., Ph.D.
2. Inayati, S.T., M.T., Ph.D.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.