Penulis Utama : Dwi Partini
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S881408004
Tahun : 2017
Judul : Persebaran Indeks Kekeringan Dengan Metode Standardized Precipitation Index Sebagai Arahan Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kedelai Di Kabupaten Grobogan (Implementasi Sebagai Modul Pembelajaran Geografi SMA Kelas X Pokok Bahasan Atmosfer)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana-Prodi Magister Pendidikan Geografi-S881408004-2017
Subyek : METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui penyebaran indeks kekeringan di Kabupaten Grobogan berdasar metode SPI (Standardized Precipitation Index);
2) Mengetahui tingkat kesesuaian lahan sebagai arahan lokasi tanaman kedelai di daerah kering Kabupaten Grobogan. 3) Mengimplementasikan hasil penelitian ini dalam  bentuk  modul  pembelajaran  geografi  Kelas  X  SMA  Pokok  Bahasan Atmosfer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian  seluruh  wilayah  dan  petani  di  Kabupaten  Grobogan.  Sampel  tanah diambil dengan teknik purposive sampling, pengambilan sampel tanah berdasar jenis tanah  yang ada di Kabupaten Grobogan, sampel informan diambil secara accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, analisis laboratorium dan analisis dokumen. Teknik analisis data curah hujan untuk menentukan indeks kekeringan dengan metode SPI, analisis kesesuaian lahan untuk tanaman kedelai dengan matching kualitas dan karakteristik lahan di
Kabupaten Grobogan dengan syarat tumbuh tanaman kedelai.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1) Indeks kekeringan di Kabupaten Grobogan dengan metode SPI berdasar data curah hujan selama 21 tahun (1994-2014) pada 21 stasiun pencatat curah hujan menunjukkan kekeringan terjadi selama lima bulan, mulai bulan mei dan berakhir pada bulan september. Puncak kekeringan terjadi pada bulan agustus, dari 21 stasiun curah hujan 14 termasuk kategori kering dan 7 termasuk kategori sangat kering. Nilai indeks kekeringan tertinggi -2.51 juga terjadi pada bulan agustus. 2) Kesesuaian lahan aktual untuk tanaman kedelai di Kabupaten Grobogan menunjukkan kelas sesuai marginal (S3) seluas 85024.98 ha atau 43.03% , tidak sesuai (N1) seluas 4792.925 ha atau 2.43?n tidak sesuai permanen (N2) seluas 1896.49 ha atau 0.96%. Melalui perbaikan kualitas karakteristik lahan hingga pengelolaan tingkat tinggi kesesuaian lahan potensial dapat mencapai kelas cukup sesuai (S2) seluas 85248.10 ha atau 43.14 %, sesuai marginal (S3) seluas 3824.37 ha atau 1.94?n tidak sesuai (N1) seluas 2641.92 ha atau 1.34%. 3) Implementasi penelitian Persebaran Indeks Kekeringan dengan Metode SPI di Kabupaten Grobogan sebagai arahan tanaman kedelai dapat dijadikan sebagai modul pembelajaran SMA kelas X materi Atmosfer dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Cover.pdf
Bab I.pdf
Bab II.pdf
Bab III.pdf
Bab IV.pdf
Bab V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Chatarina Muryani, M.Si
2. Prof. Dr. Sigit Santoso, M.Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana