Penulis Utama : Edbert Wielim
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0013081
Tahun : 2017
Judul : Uji Daya Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Pertumbuhan Bakteri Klebsiella pneumoniae
Edisi :
Imprint : surakarta - F. Kedokteran - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran, Prog. Studi Kedokteran - G0013081-2016
Subyek : EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH, KLEBSIELLA PNEUMONIAE
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Latar Belakang: Sirih merah (Piper crocatum) sebagai salah satu tanaman herbal sudah dikenal secara turun temurun, dan dipercaya dapat mengobati beberapa penyakit seperti diabetes mellitus,kanker, dan hemoroid. Beberapa penelitian menunjukan jika daun sirih merah mempunyai senyawa-senyawa tertentu yang dapat berfungsi sebagai antibiotik seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan minyak atsiri. Klebsiella pneumoniae adalah salah satu bakteri penyebab infeksi nosokomial, dimana bakteri Klebsiella pneumoniae sudah resisten dengan antibiotik tertentu yang dikenal dengan ESBL (Extended Spectrum  Lactamase). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak sirih merah terhadap pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae.

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik (post test only with control group design), dilaksanakan di   Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Sampel yang digunakan adalah Klebsiella pneumoniae standar ATCC, isolat klinis ESBL, dan isolat klinis non ESBL. Sampel dilakukan uji ESBL dan biokimia terlebih dahulu.   Setelah   terbukti   ESBL   dilakukan   uji   pendahuluan,   dan   dari   uji pendahuluan digunakan ekstrak dengan konsentrasi 70%. Analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney.

Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian, terdapat pengaruh yang signifikan secara staitstik antara ekstrak etanol daun sirih merah dengan pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae , hal ini dibuktikan dengan nilai p=0.000 pada uji Kruskal Wallis. Tetapi, ekstrak ini tidak bisa bekerja pada ESBL dan isolat klinis non ESBL, karena memiliki nilai p=0.01 pada uji Mann Whitney yang menandakan ada perbedaan pembentukan zona hambat yang signifikan secara statistik antara bakteri  Klebsiella  pneumoniae  standar  ATCC  dengan  isolat  klinis  ESBL  dan isolat klinis non ESBL.

Simpulan: Esktrak etanol daun sirih merah dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae ATCC, tetapi tidak memiliki efek pada bakteri Klebsiella pneumoniae ESBL.


Kata Kunci: ekstrak etanol daun sirih merah, Klebsiella pneumoniae

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lembar Persetujuan Publikasi_1.pdf
HALAMAN.pdf
BAB (1).pdf
BAB (2).pdf
BAB (3).pdf
BAB (4).pdf
BAB (5).pdf
BAB (6).pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Marwoto, dr., MSc., SpMk
2. Zulaika Nur Afifah, dr., MKes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran